Close Menu
  • OTOMOTIF
    • MOTOR
  • TEKNOLOGI
  • LIFESTYLE
  • VIDEO

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pelatihan Teknologi EV Hyundai dan Plan untuk 60 Guru SMK Vokasi

15 Oktober 2026 | 18:24

AION UT Urban Debut di Bekasi, Harga OTR Jakarta Rp363 Juta

14 Oktober 2026 | 22:51

All Risk atau TLO? Ini Pilihan untuk Asuransi Mobil Anda

14 Oktober 2026 | 22:39
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Pelatihan Teknologi EV Hyundai dan Plan untuk 60 Guru SMK Vokasi
  • AION UT Urban Debut di Bekasi, Harga OTR Jakarta Rp363 Juta
  • All Risk atau TLO? Ini Pilihan untuk Asuransi Mobil Anda
  • Mercedes-Benz STAR DRIVE di Senayan City, 12 Model Bisa Dicoba
  • Geely Ajak Kreator Desain Tampilan EX2 Lewat Kompetisi Berhadiah MacBook
  • MGS6 EV Resmi Dikenalkan, SUV Listrik Premium Mulai Rp550 Juta
  • Beli Hyundai CRETA, Dapat Skincare Kit Laneige Senilai Rp3,7 Juta
  • Hyper Graphene Coating Spray dari Kilap Premium Meluncur di IMX 2026
Sabtu, 17 Oktober 2026 |
YouTube Instagram TikTok Threads
MerdekaOto.comMerdekaOto.com
  • OTOMOTIF
    • MOTOR
  • TEKNOLOGI
  • LIFESTYLE
  • VIDEO
MerdekaOto.comMerdekaOto.com
  • OTOMOTIF
  • TEKNOLOGI
  • LIFESTYLE
  • VIDEO
Home»Otomotif»JETOUR T2 Laku 1.018 Unit Selama Januari–Mei 2026
Otomotif

JETOUR T2 Laku 1.018 Unit Selama Januari–Mei 2026

Dedi RahmadiBy Dedi Rahmadi12 Juni 2026 | 22:18
Bagikan Facebook WhatsApp Twitter Email Copy Link Telegram
Bagikan
Facebook WhatsApp Twitter Email Telegram Copy Link

MerdekaOto – Ada yang menarik dari data penjualan SUV asal China di Indonesia sepanjang awal 2026. Di tengah persaingan merek yang semakin ramai, JETOUR T2 justru mengunci posisi sebagai nomor satu kategori ICE (Internal Combustion Engine) untuk kendaraan China, bukan dengan kampanye besar-besaran, melainkan dengan menjual apa yang memang dibutuhkan konsumen Indonesia: SUV yang bisa melakukan segalanya.

Dari Januari hingga Mei 2026, JETOUR mencatatkan total distribusi wholesale sebesar 1.233 unit. Dari angka itu, 1.018 unit atau sekitar 83% disumbang oleh T2 sendirian. Khusus Mei, wholesale T2 mencapai 222 unit dengan retail sales 223 unit, angka yang konsisten dan tidak menunjukkan tanda-tanda perlambatan.

Konsistensi itu bukan kebetulan. Pasar SUV Indonesia sedang bergeser. Konsumen tidak lagi memilih SUV semata karena tampilannya yang gagah atau kabinnya yang luas. Mereka mencari satu kendaraan yang bisa menangani kemacetan Jakarta di pagi hari, membawa keluarga ke Puncak di akhir pekan, dan tidak membuat panik saat jalanannya berubah berbatu. Tiga kebutuhan, satu kendaraan.

Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, menyebut karakter T2 memang dirancang untuk persis kondisi itu. “JETOUR T2 dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas, mulai dari mobilitas harian, perjalanan keluarga, hingga eksplorasi jarak jauh,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa konsistensi penjualan selama lima bulan pertama tahun ini membuktikan karakter SUV semacam itu semakin relevan dengan ritme hidup konsumen Indonesia yang berubah.

JETOUR menyebut pendekatan ini sebagai filosofi Travel+, sebuah framing yang memposisikan kendaraan bukan sekadar alat transportasi, tetapi sebagai teman perjalanan dalam arti yang lebih luas. Kalimat itu mungkin terdengar seperti jargon pemasaran biasa, tapi data penjualannya memberi bobot yang nyata.

Soal harga, JETOUR memilih untuk tidak bergerak. Di tengah dinamika ekonomi yang menekan banyak produsen untuk menyesuaikan banderol, T2 tetap dipatok Rp 588 juta on the road Jakarta. Dua pilihan warna, Highway Grey dan Electroplated Green, dikenakan tambahan Rp 10 juta karena karakter tampilannya yang lebih premium. Tiga warna lainnya, Khaki White, Carbon Crystal Black, dan Aviation Silver, tersedia di harga dasar.

Yang tak kalah menarik adalah paket purna jualnya. T2 datang dengan garansi kendaraan dan mesin enam tahun tanpa batas kilometer, plus gratis perawatan berkala mencakup suku cadang dan jasa selama tiga tahun atau 40.000 km. Di segmen harga ini, paket itu cukup agresif dan menjadi salah satu argumen terkuat bagi konsumen yang masih ragu terhadap merek China karena khawatir soal biaya kepemilikan jangka panjang.

JETOUR juga tidak hanya mengandalkan T2 sendirian. DASHING hadir untuk konsumen urban yang lebih mengutamakan desain modern dan gaya berkendara yang stylish di dalam kota. Sementara X70 Plus ditujukan bagi keluarga yang membutuhkan kabin lebih lega dan fungsionalitas untuk perjalanan panjang. Ketiganya membentuk lini yang saling melengkapi, masing-masing menyasar profil konsumen yang berbeda tanpa saling memakan pasar satu sama lain.

Michael Budihardja, Sales & Network Director PT JETOUR Sales Indonesia, mengakui pertumbuhan ini menjadi beban yang menyenangkan. “Perkembangan positif JETOUR T2 menjadi motivasi bagi JETOUR untuk terus memperkuat langkah kami di Indonesia, baik melalui pengembangan produk, perluasan jaringan, maupun peningkatan pengalaman kepemilikan secara menyeluruh,” katanya. Perluasan jaringan showroom dan peningkatan layanan purna jual disebut sebagai prioritas berikutnya agar pertumbuhan penjualan tidak outpace kapasitas layanan yang ada.

Pertumbuhan JETOUR T2 terjadi di momen yang tidak mudah. Pasar otomotif nasional sedang menghadapi tekanan dari berbagai arah: kenaikan suku bunga yang mempengaruhi cicilan kredit kendaraan, persaingan merek yang makin sesak, dan konsumen yang semakin selektif karena tekanan daya beli. Dalam kondisi itu, merek yang tumbuh adalah merek yang berhasil menjawab pertanyaan paling mendasar konsumen: apa yang saya dapat dari uang sebesar ini?

Untuk T2, jawabannya tampaknya cukup meyakinkan bagi lebih dari seribu konsumen dalam lima bulan pertama tahun ini.

editor pick Jetour T2 Merdekaoto Mobil otomotif Pilihan Redaksi
Share. Facebook Twitter Copy Link WhatsApp Email Telegram
Previous ArticleBYD M6 DM dan Pertaruhan Besar di Jantung Pasar MPV Indonesia
Next Article Ada Wuling Eksion ‘Spiderman’ di Jakarta Fair 2026
Dedi Rahmadi
  • Website

Berita Terkait

Otomotif

Pelatihan Teknologi EV Hyundai dan Plan untuk 60 Guru SMK Vokasi

Dedi Rahmadi15 Oktober 2026 | 18:24
Otomotif

AION UT Urban Debut di Bekasi, Harga OTR Jakarta Rp363 Juta

Dedi Rahmadi14 Oktober 2026 | 22:51
Otomotif

All Risk atau TLO? Ini Pilihan untuk Asuransi Mobil Anda

Dedi Rahmadi14 Oktober 2026 | 22:39
Otomotif

Mercedes-Benz STAR DRIVE di Senayan City, 12 Model Bisa Dicoba

Dedi Rahmadi14 Oktober 2026 | 22:19
Otomotif

Geely Ajak Kreator Desain Tampilan EX2 Lewat Kompetisi Berhadiah MacBook

Dedi Rahmadi14 Oktober 2026 | 20:57
Berita Terpopuler

Menyusuri PIK 2 Bersama Geely EX2, Extra Fun 2 You

25 Januari 2026 | 20:04134 Views

MACI Gelar JAWARA 2026, Deru Mesin Motor Klasik Bakal Penuhi Jalur Malang-Solo

5 April 2026 | 18:51117 Views

Chery Serahkan 5.000 Unit TIGGO CSH, Hybrid Jadi Andalan Transisi EV

25 Januari 2026 | 00:17111 Views

KOLEKSI : Edukasi Keselamatan Jadi Kunci Adopsi Mobil Listrik Indonesia

24 Januari 2026 | 23:4089 Views

Kapok Disetirin Rifat Sungkar! – Aksi Tak Terduga & Reaksi Lucu yang Bikin Ngakak

3 September 2025 | 00:0085 Views
MerdekaOto.com
YouTube Instagram TikTok Threads
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
merdekaoto.com © 2026 | All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.