MerdekaOto – Chery Indonesia menutup awal Tahun Baru 2026 dengan pencapaian strategis. Produsen asal Tiongkok ini secara simbolis menyerahkan 5.000 unit TIGGO Series Chery Super Hybrid (CSH) kepada konsumen di Tanah Air, sekaligus menegaskan posisi teknologi hybrid sebagai solusi paling relevan dalam fase transisi elektrifikasi kendaraan di Indonesia.
Seremoni bertema “With Chery with Love, Cheer For Us” tersebut bukan sekadar perayaan pergantian tahun, melainkan penanda meningkatnya kepercayaan pasar terhadap teknologi Chery Super Hybrid. Di tengah adopsi kendaraan listrik yang terus tumbuh, segmen hybrid dan plug-in hybrid (PHEV) terbukti mampu menjembatani kebutuhan efisiensi tanpa ketergantungan penuh pada infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik murni.
Chery melihat karakteristik pasar Indonesia yang unik—dari kondisi geografis hingga kesiapan infrastruktur—membuat teknologi hybrid menjadi solusi transisi paling rasional. Chery Super Hybrid dirancang untuk menghadirkan efisiensi bahan bakar, performa optimal, serta fleksibilitas penggunaan harian, tanpa mengubah kebiasaan konsumen secara drastis.

President Director Chery Sales Indonesia, Zeng Shuo, menyampaikan apresiasi terhadap kepercayaan konsumen yang telah memilih TIGGO Series CSH. Menurutnya, pencapaian penyerahan 5.000 unit menjadi validasi bahwa teknologi Super Hybrid Chery mampu menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia.
Indonesia, lanjut Zeng, akan terus menjadi pasar strategis bagi Chery. Komitmen perusahaan tidak hanya berfokus pada volume penjualan, tetapi juga pada penyediaan teknologi yang efisien, bernilai tinggi, dan berkelanjutan.
Tren pasar nasional turut memperkuat posisi tersebut. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat penjualan kendaraan elektrifikasi sepanjang 2025 mencapai pangsa pasar 21,8 persen. Angka ini menunjukkan pergeseran preferensi konsumen ke arah kendaraan ramah lingkungan yang tetap terjangkau dan praktis, di mana hybrid dan PHEV menjadi pilihan paling diterima oleh pasar.
Sejalan dengan tren tersebut, performa penjualan Chery di Indonesia menunjukkan konsistensi positif sejak awal 2025. Penjualan ritel Chery berhasil menembus target bulanan di atas 2.000 unit sejak Mei 2025 dan terus berlanjut hingga akhir tahun, menandakan meningkatnya kepercayaan terhadap kualitas produk dan inovasi teknologi yang ditawarkan.
Di tingkat global, Chery Group juga mencatatkan kinerja impresif dengan total penjualan kumulatif mencapai 2,8 juta unit sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, lebih dari 900 ribu unit berasal dari segmen kendaraan energi baru (NEV), memperkuat posisi Chery sebagai pemain global dalam pengembangan teknologi elektrifikasi.
Lini TIGGO Series Chery Super Hybrid sendiri dirancang untuk menjangkau berbagai segmen konsumen. TIGGO 9 CSH diposisikan sebagai SUV premium super hybrid yang mengedepankan kenyamanan, performa bertenaga, dan teknologi canggih bagi konsumen dengan kebutuhan mobilitas kelas atas.
Sementara itu, TIGGO 8 CSH hadir sebagai SUV tujuh penumpang yang menyasar keluarga Indonesia, menawarkan kabin lega, kenyamanan perjalanan, serta efisiensi tinggi untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Untuk konsumen pemula dan segmen urban, TIGGO Cross CSH menjadi pintu masuk menuju kendaraan elektrifikasi dengan desain modern, fitur lengkap, serta teknologi hybrid yang mudah diakses.
Chery juga menegaskan bahwa komitmen terhadap konsumen tidak berhenti pada penyerahan kendaraan. Vice Country Director Chery Business Unit, Budi Darmawan, menekankan pentingnya penguatan layanan purna jual, ketersediaan suku cadang, serta evaluasi berkelanjutan terhadap kualitas layanan.
Melalui pengembangan teknologi Chery Super Hybrid, perluasan jaringan dealer nasional, dan peningkatan layanan purna jual, Chery menegaskan perannya bukan hanya sebagai produsen kendaraan, tetapi sebagai mitra jangka panjang dalam perjalanan Indonesia menuju mobilitas rendah emisi dan masa depan otomotif yang lebih berkelanjutan.

