MerdekaOto – Angka itu datang lebih cepat dari yang banyak orang perkirakan. Hanya dalam satu bulan sejak program pre-book dibuka pada 18 Mei 2026, Chery Q sudah mencatatkan lebih dari 3.000 unit pemesanan. Periode pre-book sendiri masih berjalan hingga 15 Juli 2026, artinya angka ini belum final.
Bagi PT Chery Sales Indonesia (CSI), pencapaian ini bukan sekadar statistik yang menyenangkan. Ini konfirmasi bahwa pasar kendaraan listrik kompak di Indonesia sedang bergerak dengan serius, dan konsumen tidak lagi menunggu untuk membuktikannya.
Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit, menyebut respons ini sebagai cerminan pergeseran cara konsumen memandang kendaraan listrik. Bukan lagi sekadar pilihan ramah lingkungan atau solusi hemat bahan bakar, tetapi bagian dari identitas dan gaya hidup. Konsumen yang memesan Chery Q, menurutnya, adalah mereka yang mencari kendaraan yang berbicara tentang siapa mereka, bukan hanya membawa mereka dari satu tempat ke tempat lain.

Pergeseran ini terlihat pula dari pilihan warna yang diminati. Chery Q hadir dalam tiga varian warna: Oat Latte dengan nuansa pastel yang selaras tren estetika masa kini, Spark White untuk tampilan bersih dan modern, serta Dusk Purple bagi mereka yang ingin tampil lebih berani. Ketiganya mendapat respons positif, menunjukkan bahwa konsumen datang dengan karakter dan selera yang sudah terbentuk, bukan sekadar ikut arus.
Tapi pilihan warna hanyalah lapisan terluar. Yang membuat Chery Q menarik perhatian di segmen compact EV adalah pendekatan produknya yang menyeluruh, itulah mengapa merek ini memposisikannya sebagai “The Most Complete Compact EV.”
Dari sisi keselamatan aktif, Chery Q membawa 20 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Ini bukan angka kosong. Di dalamnya terdapat Lane Keeping Assist, Mitigation Collision Brake, Integrated Cruise Assist, hingga Emergency Lane Keeping. Rangkaian fitur ini relevan bagi pengemudi urban yang setiap hari berhadapan dengan kemacetan, persimpangan padat, dan manuver di ruang sempit. Kehadiran teknologi semacam ini biasanya hanya ditemukan pada segmen kendaraan yang lebih mahal.

Soal ruang, Chery Q tampaknya memahami bahwa konsumen Indonesia butuh lebih dari sekadar kabin yang terasa lega. Kendaraan ini dibekali 38 kompartemen penyimpanan yang tersebar di seluruh area kabin, front trunk atau frunk berkapasitas 70 liter di bagian depan, serta bagasi belakang yang bisa diperluas hingga 1.450 liter. Kombinasi ini menjadikannya bukan hanya cocok untuk perjalanan harian, tetapi juga cukup tangguh untuk dibawa bepergian bersama keluarga atau teman dalam perjalanan yang lebih panjang.
Kemudian soal daya jelajah, kekhawatiran klasik konsumen kendaraan listrik. Chery Q menggunakan baterai 42,7 kWh yang mampu menjangkau hingga 400 kilometer berdasarkan standar NEDC. Yang menarik bukan hanya jarak tempuhnya, melainkan kecepatan pengisian dayanya. Dari 30 persen ke 80 persen bisa ditempuh hanya dalam 16,5 menit dengan fast charging. Bagi konsumen yang mobilitasnya tinggi dan tidak ingin terlalu lama menunggu di stasiun pengisian, angka ini menjadi pertimbangan yang sangat praktis.
Sebagai insentif tambahan selama masa pre-book, Chery Indonesia memberikan free upgrade ke Sigma Package untuk seluruh pemesan. Paket ini mencakup fitur Autonomous Parking Assist, Power Tailgate, velg 17 inci desain eksklusif, dan External Communication Audio. Nilai tambah ini memperkuat proposisi pembelian yang sudah cukup menarik sejak awal.
Yang menarik dicermati dari fenomena Chery Q adalah polanya. Ribuan unit dipesan bahkan sebelum kendaraan ini resmi hadir di tangan konsumen. Ini bukan pertama kalinya terjadi di pasar otomotif Indonesia, tetapi untuk segmen compact EV, angka 3.000 unit dalam sebulan adalah pencapaian yang menempatkan Chery Q dalam kategori tersendiri.
Pasar kendaraan listrik Indonesia memang sedang dalam fase yang menarik. Pilihan semakin banyak, harga semakin beragam, dan konsumen semakin terinformasi. Di tengah persaingan yang mulai terasa sesak, kendaraan yang berhasil meraih kepercayaan sebelum diluncurkan punya keunggulan psikologis yang tidak kecil.
Dengan periode pre-book yang masih terbuka hingga pertengahan Juli, angka pemesanan Chery Q berpotensi terus bertambah. Dan ketika kendaraan ini akhirnya resmi hadir, pasar akan melihat apakah momentum awal ini bisa dipertahankan menjadi kepercayaan jangka panjang.

