MerdekaOto – Warga Semarang dan sekitarnya kini tak perlu jauh-jauh ke Jakarta untuk mengenal lebih dekat kendaraan listrik Leapmotor. Setelah resmi diperkenalkan ke publik Tanah Air pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, merek asal Tiongkok yang bernaung di bawah ekosistem Stellantis ini kini hadir di Indomobil Expo Semarang 2026. Pameran berlangsung pada 4 hingga 9 Agustus 2026 di 23 Semarang Shopping Center.
Kehadiran Leapmotor di Semarang bukan sekadar unjuk gigi produk, melainkan bagian dari strategi besar perusahaan untuk memperluas jangkauan teknologi kendaraan listrik hingga ke berbagai wilayah Indonesia, tidak hanya berpusat di ibu kota. Langkah ini dijalankan melalui PT Indomobil National Distributor, mitra resmi Stellantis di Indonesia yang terus mendorong ekspansi merek ke kota-kota dengan potensi pasar besar.
CEO PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, menilai Semarang sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi dan mobilitas yang terus meningkat sehingga dianggap punya prospek kuat bagi adopsi kendaraan listrik. “Setelah memperkenalkan Leapmotor kepada masyarakat Indonesia pada GIIAS 2026, kami ingin terus mendekatkan brand ini kepada konsumen di berbagai kota. Semarang menjadi salah satu wilayah yang memiliki potensi pertumbuhan positif, dan melalui Indomobil Expo Semarang kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih dekat teknologi, kualitas, serta pengalaman berkendara yang ditawarkan Leapmotor,” ujar Tan Kim Piauw.

Satu unit yang menjadi bintang utama dalam pameran ini adalah Leapmotor B10, SUV listrik yang digadang-gadang membawa visi perusahaan dalam memadukan teknologi pintar, standar keselamatan berkelas global, dan kenyamanan berkendara untuk gaya hidup masyarakat urban masa kini. Mobil ini dikembangkan dengan mengombinasikan inovasi kendaraan listrik, kualitas rekayasa Stellantis, serta pendekatan yang berpusat pada kebutuhan pengguna atau Human-Centric Tech.
Brand Head Leapmotor Indonesia, Samuel Christian Wowor, menjelaskan filosofi di balik pengembangan B10. “B10 dikembangkan dengan keyakinan bahwa kendaraan listrik harus mampu menghadirkan lebih dari sekadar efisiensi. Melalui perpaduan teknologi pintar, standar keselamatan global, dan pengalaman berkendara yang nyaman, kami ingin menghadirkan sebuah SUV yang dapat mendukung berbagai kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia. Kehadiran B10 di Indomobil Expo Semarang menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan langsung inovasi tersebut kepada masyarakat Jawa Tengah,” katanya.
Dari sisi spesifikasi, Leapmotor B10 dibekali baterai berkapasitas 67,1 kWh yang diklaim sanggup menempuh jarak hingga 516 km dalam sekali pengisian daya penuh berdasarkan standar NEDC. Angka ini menjadikan B10 sebagai pilihan yang cukup fleksibel, baik untuk mobilitas harian di dalam kota maupun perjalanan jarak jauh antarkota.
Bukan cuma soal jarak tempuh, karakter berkendara B10 juga digodok lewat proses chassis tuning bersama tim engineering Stellantis di Balocco, Italia. Proses ini bertujuan menghadirkan pengendalian yang lebih stabil dan nyaman, sekaligus memastikan pengalaman berkendara yang menyenangkan bagi penggunanya.
Yang membedakan Leapmotor dari sejumlah pemain lain di industri kendaraan listrik adalah tingkat integrasi teknologinya yang tergolong tinggi. Perusahaan ini mengembangkan dan memproduksi sendiri lebih dari 65 persen komponen utama kendaraannya, mulai dari sistem penggerak listrik, baterai, kokpit digital, hingga arsitektur elektronik. Strategi produksi mandiri ini memungkinkan Leapmotor berinovasi lebih cepat, menjaga konsistensi kualitas, sekaligus menekan biaya produksi agar harga jual tetap kompetitif di pasaran.
Soal performa penjualan global, Leapmotor juga tengah mencatatkan tren positif. Merek ini masih memegang gelar sebagai start-up New Energy Vehicle (NEV) nomor satu di Tiongkok. Sepanjang Juli 2026, Leapmotor berhasil mengirimkan 101.267 unit kendaraan ke seluruh dunia, melonjak 102 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini istimewa karena menjadi kali pertama Leapmotor menembus angka 100 ribu unit pengiriman dalam sebulan, sekaligus menjadikannya start-up NEV pertama asal Tiongkok yang mencatatkan rekor tersebut.
Tak berhenti di situ, capaian Juli 2026 juga menandai bulan kelima secara beruntun di mana penjualan Leapmotor tumbuh secara bulanan, dengan kenaikan 8,45 persen dibandingkan Juni 2026. Bila diakumulasikan sejak Januari hingga Juli 2026, total pengiriman global Leapmotor mencapai 457.754 unit, tumbuh 68,42 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Untuk menyambut kehadirannya di Semarang, Leapmotor turut menyiapkan penawaran khusus bagi konsumen Jawa Tengah. Berikut rincian harga dan promonya:
- Harga normal Leapmotor B10 dibanderol Rp507 juta on the road Semarang.
- Selama masa pameran berlangsung, 500 pembeli pertama berkesempatan mendapatkan harga spesial Rp457 juta on the road Semarang.
- Pengunjung dapat memperoleh penjelasan lengkap seputar teknologi, fitur, layanan purna jual, hingga program kepemilikan kendaraan selama pameran berlangsung.
Bagi masyarakat Jawa Tengah yang tertarik lebih lanjut, layanan penjualan dan purna jual Leapmotor sudah tersedia di Stellantis Brand House Semarang, tepatnya di Jalan Setiabudi Nomor 144, Sumurboto, Banyumanik, Semarang. Diler ini menaungi tiga merek sekaligus dalam satu atap, yakni Leapmotor, Citroën, dan Jeep, sehingga pelanggan bisa mendapatkan layanan penjualan, purna jual, hingga ketersediaan suku cadang secara terintegrasi.
Partisipasi Leapmotor di Indomobil Expo Semarang 2026 menjadi bukti nyata komitmen ekspansi jangka panjang Stellantis bersama PT Indomobil National Distributor di Indonesia. Dengan kombinasi teknologi kendaraan listrik mutakhir, dukungan kualitas rekayasa global, jaringan distribusi yang terus meluas, serta layanan purna jual yang kian mudah dijangkau, Leapmotor berupaya menghadirkan solusi mobilitas yang relevan dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat di berbagai daerah, tak terkecuali Jawa Tengah.

