MerdekaOto – JETOUR menutup keikutsertaannya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan catatan yang bisa dibilang memuaskan. Sepanjang penyelenggaraan pameran otomotif terbesar di Tanah Air itu, merek asal China ini berhasil mengantongi 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini produk yang dipamerkan, angka yang mencerminkan besarnya minat pengunjung terhadap jajaran SUV JETOUR sekaligus teknologi elektrifikasi yang mereka bawa ke pasar Indonesia.
Sales & Network Director PT JETOUR Sales Indonesia, Michael Budihardja, menilai pencapaian ini sebagai hasil yang sangat positif bagi perusahaan. “Pencapaian 1.038 SPK selama GIIAS 2026 menjadi hasil yang sangat positif bagi JETOUR. Dari total tersebut, JETOUR T2 i-DM dan JETOUR T1 i-DM memberikan kontribusi total sebanyak 72% terhadap keseluruhan SPK. Angka ini menunjukkan tingginya minat konsumen terhadap kedua model tersebut, sekaligus mencerminkan respons positif terhadap jajaran produk JETOUR yang kami hadirkan di GIIAS 2026. Kami sangat mengapresiasi kepercayaan konsumen yang telah memilih JETOUR dan menjadikan GIIAS tahun ini sebagai salah satu pencapaian penting bagi kami,” ujar Michael.
Angka 72 persen tersebut menegaskan bahwa dua model, JETOUR T2 i-DM dan JETOUR T1 i-DM, menjadi motor utama di balik raihan SPK JETOUR selama pameran berlangsung. Dominasi keduanya dari sisi penjualan pun sejalan dengan berbagai apresiasi yang diterima JETOUR sepanjang GIIAS 2026. JETOUR T2 i-DM misalnya, berhasil menyabet dua penghargaan sekaligus, yaitu New Launch SUV pilihan media dan Most Driven Hybrid Passenger Car. Sementara itu, JETOUR T1 i-DM Modification berwarna ungu turut mencuri perhatian juri lewat penghargaan Special Exhibit Car.

Dengan capaian tersebut, dua model yang paling banyak dipesan konsumen JETOUR di GIIAS 2026 juga menjadi model yang mendapat pengakuan lewat ajang penghargaan resmi. Kombinasi ini memperkuat daya tarik keduanya, baik dari sisi preferensi konsumen di lapangan maupun penilaian kalangan industri otomotif yang hadir dalam pameran.
Bagi JETOUR, pencapaian penjualan bukan satu-satunya nilai penting dari keikutsertaan mereka di GIIAS 2026. Ajang ini juga menjadi momentum untuk menghadirkan SUV yang memadukan karakter adventure, teknologi mutakhir, serta kebutuhan mobilitas masyarakat modern. Interaksi langsung dengan pengunjung selama pameran turut memberi kesempatan bagi JETOUR memperkenalkan teknologi i-DM yang mereka kembangkan, sekaligus memahami lebih dalam kebutuhan dan ekspektasi konsumen Indonesia terhadap kendaraan elektrifikasi.
Capaian selama GIIAS 2026 ini pun menjadi modal penting bagi JETOUR untuk terus memperkuat posisi jajaran produk adventure SUV di pasar domestik. Kehadiran JETOUR T2 i-DM dan JETOUR T1 i-DM memberi alternatif bagi konsumen yang menginginkan kendaraan berkarakter tangguh dengan desain adventure, namun tetap didukung teknologi elektrifikasi yang mampu menunjang kebutuhan berkendara harian maupun perjalanan jarak jauh.

Selain menghadirkan line-up dengan teknologi i-DM, JETOUR juga tidak lupa memperkaya pengalaman konsumen lewat berbagai program selama pameran berlangsung. Beragam aktivitas interaktif di booth, kesempatan mencoba langsung lewat sesi test drive, hingga pengalaman menjajal fitur dan teknologi kendaraan secara nyata menjadi bagian dari upaya JETOUR memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada calon konsumen sebelum mereka memutuskan pilihan kendaraan.
Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, menambahkan bahwa konsep Adventure PHEV yang diusung JETOUR T2 i-DM dan JETOUR T1 i-DM menjadi salah satu daya tarik utama di mata konsumen. ”Melalui konsep Adventure PHEV yang kami hadirkan, JETOUR T2 i-DM dan JETOUR T1 i-DM menawarkan perpaduan antara karakter adventure, performa, efisiensi, dan fleksibilitas berkendara. Respons yang kami terima selama GIIAS 2026 menunjukkan bahwa konsumen tidak hanya mencari kendaraan elektrifikasi, tetapi juga menginginkan pengalaman berkendara yang tetap memberikan kebebasan untuk menjalani berbagai perjalanan dan petualangan,” kata Ranggy.
Pernyataan tersebut sejalan dengan tren yang terlihat dari hasil SPK selama pameran, di mana konsumen tampak semakin selektif memilih kendaraan elektrifikasi yang tidak hanya efisien dari sisi konsumsi energi, tetapi juga tetap bisa diandalkan untuk mobilitas yang lebih menantang. Kombinasi antara teknologi i-DM, desain adventure, serta performa yang ditawarkan JETOUR T2 i-DM dan JETOUR T1 i-DM rupanya berhasil menjawab kebutuhan tersebut, tercermin dari besarnya kontribusi kedua model ini terhadap total SPK JETOUR di GIIAS 2026.
Dengan hasil yang diraih selama pameran, JETOUR pun optimistis dapat mempertahankan momentum ini untuk memperluas basis konsumennya di Indonesia, sekaligus terus mengedukasi pasar mengenai keunggulan teknologi elektrifikasi yang mereka tawarkan lewat jajaran SUV bergaya adventure. Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa JETOUR ingin terus hadir sebagai pemain serius di segmen kendaraan elektrifikasi tanah air, tidak hanya lewat produk, tetapi juga lewat pengalaman dan kedekatan dengan konsumennya.

