MerdekaOto – Geely Group menutup keikutsertaannya di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan catatan yang jauh melampaui ekspektasi. Kehadiran jajaran produk Geely dan ZEEKR di pameran otomotif terbesar Tanah Air ini kembali menegaskan komitmen Geely Group menghadirkan pilihan mobilitas yang lengkap, mulai dari kendaraan listrik murni atau electric vehicle (EV), plug-in hybrid (PHEV), hingga kendaraan bermesin konvensional atau internal combustion engine (ICE).
Bukti nyata dari respons positif tersebut terlihat dari lonjakan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) Geely Group, yang tumbuh lebih dari tiga kali lipat dibandingkan capaian mereka pada GIIAS 2025. Pertumbuhan setajam ini mengindikasikan penerimaan pasar yang kian kuat terhadap ragam produk, teknologi, dan pilihan mobilitas yang ditawarkan Geely Group kepada konsumen Indonesia.
Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme pengunjung selama pameran berlangsung. “Kami mengapresiasi antusiasme pengunjung terhadap lineup yang dihadirkan Geely Group selama GIIAS 2026. Tahun ini, kami mencatatkan total 3.033 SPK dan lebih dari 2.000 sesi test drive. Berdasarkan feedback dari konsumen, pengalaman berkendara menjadi salah satu faktor penting dalam keputusan pembelian mereka, terutama setelah merasakan langsung build quality dan karakter berkendara yang kami tawarkan,” ujarnya.

Dari total 3.033 SPK tersebut, satu model tampil paling dominan, yaitu Geely EX2. Kontribusinya terhadap keseluruhan SPK Geely Group mencapai sekitar 70 persen, menjadikannya model yang paling banyak menarik perhatian pengunjung sepanjang pameran. Pencapaian ini semakin menegaskan daya tarik Geely EX2 di pasar Indonesia, dengan catatan lebih dari 6.500 konsumen yang telah memilih model tersebut.
Status Geely EX2 sebagai No. 1 World’s Best-Selling Small EV rupanya bukan sekadar predikat di atas kertas. Model ini menawarkan perpaduan teknologi EV, efisiensi, kepraktisan untuk mobilitas harian, serta pengalaman berkendara yang dinilai relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Dibanderol mulai dari Rp239,9 juta, Geely EX2 juga menghadirkan nilai kepemilikan yang lebih lengkap lewat sejumlah ownership benefit, seperti wall charger beserta instalasi dasar dan portable charger.
Tingginya minat terhadap Geely EX2 turut tecermin dari aktivitas test drive selama GIIAS 2026 berlangsung. Sebagai model yang paling banyak dijajal pengunjung di booth Geely Group, EX2 memberi kesempatan bagi calon konsumen merasakan langsung karakter berkendara serta teknologi yang dibenamkan di dalamnya. Pengalaman langsung inilah yang disebut turut memperkuat keyakinan konsumen sebelum akhirnya memutuskan untuk memesan.
Untuk menjawab tingginya antusiasme tersebut, Geely telah menyiapkan lebih dari 2.000 unit Geely EX2 yang siap dikirimkan kepada konsumen. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Geely memastikan ketersediaan unit sekaligus menjaga kelancaran proses pengiriman kendaraan. Bahkan, sejumlah unit Geely EX2 hasil pemesanan selama GIIAS 2026 dikabarkan sudah mulai dikirimkan kepada para pembelinya.

Di luar Geely EX2, Geely Group turut memboyong sejumlah model lain dalam pamerannya, di antaranya:
- Geely EX5
- Geely Starray EM-i
- Geely Coolray
- Geely Okavango
Portofolio tersebut kian lengkap dengan kehadiran ZEEKR, merek kendaraan elektrifikasi yang mengusung konsep Tech-Luxury. Melalui booth yang sama, ZEEKR turut memperkenalkan sejumlah model andalannya, yaitu:
- ZEEKR 009
- ZEEKR 009 Grand
- ZEEKR 7X
- ZEEKR 9X
Ragam produk dari dua merek ini memperluas pilihan bagi konsumen Indonesia, mulai dari kendaraan listrik murni, plug-in hybrid, hingga SUV bermesin bensin. Kombinasi lini produk yang beragam ini sekaligus menjadi cerminan komitmen Geely Group dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang kian beragam dari waktu ke waktu.
Capaian SPK yang tumbuh tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya, ditambah dominasi Geely EX2 sebagai model terlaris, memberi sinyal bahwa strategi Geely Group menghadirkan produk lintas teknologi, mulai dari EV, PHEV, hingga ICE, mulai menemukan pasarnya di Indonesia. Dengan kesiapan stok unit yang memadai dan proses pengiriman yang sudah berjalan, Geely Group tampak percaya diri menjadikan momentum GIIAS 2026 sebagai batu loncatan untuk memperkuat penetrasi pasar mereka di semester berikutnya.

