MerdekaOto – Tidak banyak merek kendaraan listrik baru yang berani masuk ke panggung global dengan narasi gaya hidup sebelum produknya benar-benar dikenal luas. LEPAS, merek NEV dari Chery Group, memilih jalur itu dengan penuh keyakinan.
Menjelang International Business Summit 2026 di Wuhu, China, LEPAS mengumumkan serangkaian langkah ekspansi yang tidak hanya berbicara soal mobil baru, melainkan tentang bagaimana mereka ingin memposisikan diri di benak konsumen global: bukan sekadar pilihan kendaraan listrik, melainkan simbol gaya hidup modern yang elegan.
Temmy Wiradjaja, Vice Country Director LEPAS Indonesia, menjelaskan bahwa summit ini menjadi titik penegasan arah ekspansi global perusahaan. “Kami ingin menghadirkan mobilitas NEV yang menggabungkan teknologi, desain, dan lifestyle,” ujarnya. Ia juga mengklarifikasi sistem penamaan yang digunakan LEPAS secara global, di mana awalan L digunakan untuk model PHEV seperti LEPAS L8, sementara awalan E untuk model BEV seperti LEPAS E4 yang sudah diperkenalkan di Indonesia.
Tema besar yang diusung LEPAS dalam periode ini adalah Elegance Moves the World, sebuah kalimat yang terdengar seperti tagline parfum premium, bukan produsen kendaraan listrik. Namun itulah justru intinya. LEPAS sedang membangun persepsi bahwa kendaraan listrik tidak harus identik dengan kesan teknologi dingin dan steril. Mereka ingin merek ini terasa dekat dengan selera hidup konsumen urban kelas menengah atas yang peduli pada estetika sekaligus keberlanjutan.

Strategi ini diwujudkan dalam tiga tahap yang terstruktur: showcase, validation, dan co-creation. Tahap pertama dimulai di Beijing Auto Show 2026, di mana LEPAS akan melakukan world premiere dua model sekaligus, yaitu LEPAS L4 BEV dan LEPAS L6 BEV. Kedua model ini dirancang di atas tiga pilar filosofi desain yang mereka sebut Leopard Aesthetics, Exquisite Space, dan Elegant Driving. Nama-nama yang terdengar ambisius, tapi secara strategis konsisten: LEPAS ingin identitasnya mudah diingat dan terasa berbeda dari pabrikan Tiongkok lain yang lebih dulu masuk pasar global.
Tahap validasi dilakukan melalui program bernama Global Journey of Elegant Driving, sebuah inisiatif di mana kendaraan LEPAS akan diuji dalam kondisi berkendara nyata di berbagai skenario. Ini bukan sekadar uji performa di sirkuit tertutup. Tujuannya adalah memperlihatkan kepada calon konsumen dan mitra distribusi bahwa klaim kenyamanan dan stabilitas yang mereka janjikan bukan hanya katalog.
Yang menarik dari strategi LEPAS adalah cara mereka membangun ekosistem di sekitar produk. Dalam rangkaian summit, mereka menyelenggarakan Global Partners Conference yang mempertemukan distributor, pemasok, dan mitra strategis dari berbagai negara. Di sana, LEPAS memperkenalkan apa yang mereka sebut Global Elegant Lifestyle Partners, sebuah jaringan kolaborasi yang dirancang agar merek LEPAS tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan ekosistem gaya hidup yang lebih luas.
Konsep ini diejawantahkan secara fisik melalui LEPAS Elegant Lifestyle House dan LEPAS Garden Gathering, dua platform pengalaman yang memungkinkan peserta merasakan langsung bagaimana produk, desain, dan gaya hidup LEPAS menyatu. Pendekatan immersive seperti ini sudah lama digunakan oleh merek-merek mewah non-otomotif untuk membangun loyalitas. LEPAS tampaknya belajar dari sana.
Fondasi yang mendukung ambisi ini bukan tanpa substansi. Di belakang LEPAS berdiri Chery Group, yang sudah hadir di lebih dari 130 negara dengan lebih dari 19 juta pengguna global. Infrastruktur distribusi, rantai pasokan, dan rekam jejak manufaktur Chery memberikan LEPAS modal yang tidak dimiliki merek NEV baru tanpa induk korporasi yang kuat.
Satu elemen yang juga layak diperhatikan adalah kehadiran AiMOGA, asisten berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan LEPAS sebagai bagian dari ekosistem teknologi kendaraan mereka. Detailnya memang belum banyak dibuka ke publik, tapi kehadiran AI assistant dalam kendaraan kini bukan lagi fitur pelengkap melainkan ekspektasi dasar konsumen kelas menengah atas di pasar-pasar utama Asia.
Untuk pasar Indonesia, langkah LEPAS patut diikuti. Dengan dua model yang sudah diperkenalkan dan jaringan distribusi yang sedang dibangun, mereka bermain di segmen yang sama dengan beberapa merek Tiongkok lain yang sudah lebih dulu masuk. Diferensiasi melalui pendekatan gaya hidup bisa menjadi kartu truf, asalkan kualitas produk di lapangan mampu menopang narasi elegan yang dibangun di atas panggung.
Pasar akan membuktikan apakah elegance benar-benar bisa menggerakkan dunia, atau sekadar menggerakkan slide presentasi.

