MerdekaOto – JETOUR T1 hadir dalam dua varian powertrain yang melayani segmen berbeda: Intelligent Dual Mode (i-DM) untuk konsumen yang menginginkan efisiensi elektrifikasi, dan Internal Combustion Engine (ICE) bagi yang menginginkan pengalaman berkendara konvensional. Berikut rincian spesifikasi keduanya.
Varian i-DM mengandalkan sistem hybrid adaptif dengan tiga komponen inti yang terintegrasi. Pertama, mesin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine yang dirancang khusus untuk kendaraan hybrid menghasilkan tenaga 136 PS dan torsi 220 Nm dengan efisiensi termal 44,5 persen. Kedua, Dedicated Hybrid Transmission (DHT) sebagai jembatan antara mesin dan motor listrik. Ketiga, baterai LFP 18,4 kWh yang mendukung DC fast charging dari 30 hingga 80 persen dalam 27 menit, bersertifikasi IP68, dan diklaim tahan untuk penggunaan jangka panjang di berbagai kondisi cuaca.
Motor listrik pada varian i-DM menghasilkan tenaga 204 PS dan torsi 310 Nm. Kombinasi keduanya memungkinkan jarak tempuh listrik murni hingga 100 km (WLTC). Sistem i-DM bekerja melalui enam skenario adaptif. Saat berkendara di perkotaan atau kecepatan di bawah 70 km/jam, mode Pure EV aktif tanpa konsumsi bahan bakar. Ketika kondisi jalan bervariasi, sistem beralih ke Intelligent Hybrid secara otomatis sesuai kecepatan dan kebutuhan tenaga.

Begitu baterai turun di bawah 20 persen, Series Drive aktif menggunakan mesin untuk mengisi ulang baterai. Saat butuh akselerasi penuh, Parallel Drive mengombinasikan tenaga mesin dan motor listrik secara bersamaan. Pada kecepatan di atas 100 km/jam, sistem mengutamakan Direct Engine Drive demi efisiensi. Seluruh skenario juga dilengkapi Energy Recovery melalui pengereman regeneratif.
Selain kemampuan pengisian dari luar, varian i-DM dilengkapi fitur Vehicle-to-Load (V2L) berkapasitas 3,3 kW yang memungkinkan kendaraan menyuplai listrik ke perangkat eksternal.
Varian ICE membawa karakter Urban Adventure SUV yang sama dalam desain dan kenyamanan, namun menggunakan mesin pembakaran konvensional tanpa komponen hybrid. Kedua varian berbagi platform yang sama: sasis monocoque dengan 80 persen baja berkekuatan tinggi, dimensi bodi 4.705 x 1.967 x 1.843 mm, wheelbase 2.800 mm, dan kapasitas bagasi hingga 1.455 liter.
Kualitas NVH (Noise, Vibration, Harshness) menjadi perhatian serius pada keduanya, dengan 79 titik peredam suara, kaca akustik berlapis ganda di depan dan belakang, serta tingkat kebisingan kabin di bawah 40 dB saat idle. Fitur kenyamanan kabin yang tersedia antara lain Dual Zone AC, 24 Hour Parking AC, Nap Mode, ventilasi otomatis, dan leg rest kursi depan.

Keselamatan aktif pada kedua varian ditopang 13 fitur ADAS. Keduanya juga telah mendapatkan sertifikasi bintang lima dari ASEAN NCAP, membuktikan standar perlindungan penumpang yang tinggi. Dari sisi estetika, desain eksterior boxy JETOUR T1 telah diakui secara global lewat Red Dot Design Award 2024.
Harga resmi JETOUR T1 ICE dipatok Rp 408 juta dan JETOUR T1 i-DM Rp 558 juta, keduanya on the road Jakarta. Program harga spesial peluncuran tersedia bagi 500 konsumen pertama, yaitu Rp 388 juta untuk ICE dan Rp 538 juta untuk i-DM.

