MerdekaOto – Memiliki tas Hermès atau jam tangan Rolex bukan lagi mimpi yang harus menunggu tabungan menggunung. deGaiya, platform jual beli barang mewah preloved asal Indonesia, membuka program lelang rutin yang bisa diikuti siapa saja langsung dari layar ponsel.
Program ini bukan sekadar promosi sesaat. Mulai sekarang, setiap Senin dan Kamis, deGaiya menggelar sesi bidding terbuka melalui akun Instagram @degaiya.id, mempertemukan para pemburu barang premium dengan koleksi pilihan yang sudah dikurasi, mulai dari tas branded internasional, jam tangan premium, perhiasan, hingga aksesori fashion mewah lainnya.
Cara ikutnya pun dirancang tanpa kerumitan teknis. Peserta cukup follow akun @degaiya.id, memberi like pada postingan lelang yang sedang berjalan, lalu mengajukan penawaran sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Tidak perlu mendaftar ke platform khusus atau melewati proses panjang. Semua berlangsung di satu tempat yang sudah akrab digunakan sehari-hari.

Di balik program ini ada Silvia Lie, pendiri sekaligus wajah di balik deGaiya yang dikenal dengan sebutan “Lady Gaiya.” Bagi Silvia, lelang bukan sekadar cara berjualan, melainkan pernyataan sikap tentang bagaimana pasar barang mewah seharusnya bekerja.
“Barang mewah seharusnya tidak hanya menjadi milik segelintir orang,” kata Silvia.
Ia ingin menciptakan ruang yang lebih inklusif, di mana siapa pun bisa memiliki luxury item impian mereka dengan cara yang transparan dan menyenangkan, bukan hanya mereka yang sudah lama berkecimpung di dunia koleksi premium.
Pilihan Instagram sebagai arena lelang bukan tanpa pertimbangan. Platform media sosial itu dinilai menciptakan atmosfer yang berbeda dibandingkan transaksi di marketplace konvensional. Ada interaksi langsung, ada ketegangan menit-menit terakhir sebelum penawaran ditutup, ada kejutan dari barang apa yang akan muncul berikutnya. Silvia menyebut ingin menjadikan setiap hari lelang sebagai momen yang ditunggu-tunggu, bukan sekadar transaksi biasa.
Industri barang mewah preloved di Indonesia sendiri sedang dalam momentum yang menarik. Kesadaran konsumen tentang nilai investasi barang branded semakin tumbuh, seiring meningkatnya komunitas kolektor muda yang tidak lagi memandang pasar sekunder sebagai pilihan kedua. Tas bekas pakai dengan kondisi baik justru kerap diperebutkan, terutama untuk merek-merek yang produksinya terbatas atau sudah tidak dipasarkan ulang secara resmi.

Di sinilah deGaiya memposisikan diri. Setiap item yang masuk ke platform ini disebut telah melalui proses seleksi sebelum ditawarkan kepada publik, sebuah langkah penting untuk menjaga kepercayaan pembeli di segmen yang selama ini rentan terhadap produk palsu.
Program lelang ini juga menjadi upaya deGaiya membangun komunitas, bukan hanya basis pelanggan. Ketika pembeli rutin mengikuti sesi Senin dan Kamis, mereka tidak hanya mencari barang, tetapi juga terlibat dalam percakapan dan ekosistem yang lebih luas di sekitar dunia luxury fashion.
Bagi mereka yang ingin mulai tapi belum pernah masuk ke pasar barang mewah, model lelang seperti ini menawarkan titik masuk yang lebih terjangkau dibanding membeli langsung dari toko resmi. Harga kompetitif, proses terbuka, dan kesempatan yang sama bagi semua peserta menjadi nilai utama yang ingin ditawarkan.
Jadwal lelang, syarat dan ketentuan, serta katalog barang yang akan dilelang bisa dipantau melalui akun Instagram @degaiya.id atau langsung mengunjungi degaiya.com..

