MerdekaOto – Nama Egy Maulana Vikri muncul di antara ribuan pemesan Wuling Eksion yang terus berdatangan sejak SUV terbaru ini diluncurkan secara nasional pada 22 April lalu. Pesepak bola timnas Indonesia itu memilih varian Plug-in Hybrid alias PHEV, dan hadir langsung dalam Handover Ceremony Wuling Eksion di Summarecon Mall Serpong, Tangerang, Sabtu ini.
Egy bukan sekadar wajah promosi. Dalam seremoni tersebut, ia berbagi cerita soal alasan di balik pilihannya terhadap Eksion, termasuk bagaimana teknologi hybrid menjadi pertimbangan utama. Kehadiran pemain yang kini merumput di luar negeri itu turut mewarnai penyerahan resmi unit kepada 25 konsumen perdana yang menjadi bagian dari momen bersejarah peluncuran komersial kendaraan ini di Indonesia.
Capaian 1.000 SPK lebih sejak diperkenalkan secara nasional terbilang cepat untuk sebuah kendaraan baru di segmen SUV keluarga. Angka itu mencerminkan bahwa pasar merespons positif, bukan hanya karena daya tarik teknologinya, tapi juga karena Eksion menawarkan sesuatu yang belum banyak tersedia di kelas yang sama: pilihan antara full electric dan plug-in hybrid dalam satu model SUV 7 penumpang.

“Sejak diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia, Wuling Eksion mendapatkan respons yang sangat positif dan pada hari ini Wuling secara resmi melaksanakan handover kepada pelanggan,” kata Kharismawan Awangga, Sales Director Wuling Motors. Ia menyebut Eksion diharapkan menjadi bagian dari perjalanan baru bersama keluarga Indonesia.
Setelah peluncuran nasional, Wuling menggulirkan serangkaian regional launch ke berbagai kota. Bali, Batam, Bandung, dan Tangerang sudah dilalui. Selanjutnya giliran Bekasi, Medan, Makassar, Semarang, dan Surabaya yang akan menyusul. Strategi ini menunjukkan bahwa Wuling serius memperluas penetrasi Eksion bukan hanya di pasar Jabodetabek, tapi hingga ke luar Jawa.
Lalu apa yang membuat Eksion cukup menarik hingga Egy pun tertarik?
Dari sisi desain, Wuling mengusung konsep Muscular Flowline Design yang memadukan karakter SUV tegas dengan garis bodi yang mengalir. Kabin dirancang lega, dilengkapi panoramic sunroof dan kapasitas bagasi yang bisa mencapai 1.788 liter. Untuk keluarga yang sering bepergian jarak jauh atau butuh ruang ekstra, angka itu bukan detail kecil.

Teknologi yang tertanam di balik kap juga tidak main-main. Eksion menjadi produk kedua Wuling di Indonesia yang menggunakan platform Wonder Flexible Modular System (WFMS), yakni fondasi kendaraan elektrifikasi terbaru yang bisa mengakomodasi konfigurasi EV maupun PHEV dalam satu arsitektur. Varian EV diklaim mampu menempuh jarak hingga 530 km berdasarkan standar CLTC, sementara varian Plug-in Hybrid yang dipilih Egy bisa menembus lebih dari 1.000 km dalam satu tangki penuh plus baterai terisi.
Varian PHEV sendiri didukung LING Power Hybrid System yang dirancang menghadirkan perpindahan tenaga yang halus antara mesin bensin dan motor listrik, sehingga efisiensi tidak mengorbankan kenyamanan berkendara. Sistem ini bekerja bersama MAGIC Battery Pro untuk memastikan keamanan baterai secara menyeluruh, dan LING OS sebagai antarmuka konektivitas pintar di dalam kabin.
Dari sisi keselamatan, Eksion dilengkapi ADAS Level 2 yang mencakup sejumlah fitur bantuan pengemudi secara aktif. Wuling menyebutnya sebagai bagian dari tiga pilar utama kendaraan ini: Superior Comfort, Ultra-High Efficiency, dan Versatile Safety.
Bagi konsumen yang belum memutuskan, masih ada program Early Bird untuk 2.000 pembeli pertama berupa gratis perawatan berkala untuk varian EV dan PHEV, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Wuling juga menyertakan Lifetime Warranty untuk komponen inti sistem elektrifikasi, baik pada varian EV maupun PHEV, sebagai jaminan jangka panjang.
Egy Maulana Vikri memang bukan satu-satunya yang memesan Eksion, tapi kehadirannya dalam seremoni ini memberi bobot tersendiri pada momentum peluncuran komersial kendaraan ini. Di tengah persaingan SUV elektrifikasi yang semakin ramai, pilihan seorang atlet yang mobilitas dan efisiensinya tinggi bisa jadi referensi tersendiri bagi konsumen yang masih menimbang-nimbang.

