MerdekaOto – PT JIO Distribusi Indonesia (JDI) kembali menegaskan eksistensinya di panggung GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 lewat brand BAIC. Ini menjadi tahun ketiga keikutsertaan mereka di pameran otomotif terbesar tanah air, dan kali ini JDI membawa sebuah kejutan baru: kendaraan listrik crossover perdana BAIC bernama T1.
Kehadiran BAIC T1 melengkapi jajaran produk yang sebelumnya sudah lebih dulu mengaspal di jalanan Indonesia. Sebut saja BAIC BJ40 Plus, SUV offroad ikonik yang menjadi pintu masuk BAIC ke pasar Indonesia, disusul BAIC X55 II yang tampil dengan wajah SUV modern pada 2024. Belakangan, BAIC BJ30 HEV, SUV offroad berteknologi hybrid, juga makin sering terlihat di jalan raya dan kini menyumbang 56 persen dari total penjualan BAIC di Indonesia.
Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya, menyebut kehadiran BAIC T1 sebagai bukti konkret keseriusan JDI dalam terus menghadirkan inovasi lewat brand yang kini semakin akrab di telinga konsumen Indonesia. Menurutnya, langkah ini juga menandai babak baru bagi BAIC di pasar domestik.
“Selama tiga tahun terakhir, PT JIO Distribusi Indonesia telah membangun fondasi yang kuat untuk memperkenalkan dan mengembangkan brand BAIC di Indonesia. Memasuki tahun 2026, kami semakin menegaskan komitmen tersebut melalui strategi bisnis yang lebih agresif, mulai dari perluasan jaringan dealer, penguatan portofolio kendaraan hybrid, hingga memasuki era kendaraan listrik penuh dengan menghadirkan BAIC T1 sebagai Battery Electric Vehicle pertama BAIC di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari visi jangka panjang kami untuk menghadirkan pilihan mobilitas yang semakin lengkap bagi masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat peran BAIC dalam mendukung transisi elektrifikasi industri otomotif nasional,” ujar Dhani.

Kepercayaan pasar terhadap BAIC pun terlihat dari catatan penjualan mereka. Sepanjang Semester I 2026, BAIC Indonesia mencatatkan pertumbuhan penjualan hingga 91 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sebuah pencapaian yang menurut Dhani tidak lepas dari loyalitas konsumen Indonesia terhadap brand ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh konsumen Indonesia atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BAIC. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan produk terbaik serta meningkatkan kualitas layanan di seluruh Indonesia,” katanya.
Seiring pertumbuhan penjualan itu, BAIC Indonesia juga tak tinggal diam dalam memperluas jaringan layanannya. Saat ini sudah ada 16 dealer resmi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Hingga akhir 2026, perusahaan menargetkan penambahan jaringan khusus di kawasan Jabodetabek hingga mencapai 12 lokasi dealer, sebagai upaya mendekatkan layanan penjualan maupun purna jual kepada pelanggan.
Namun sorotan utama BAIC di GIIAS 2026 tetap jatuh pada BAIC T1. Kendaraan listrik perdana ini diposisikan sebagai pilihan baru bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik dengan kabin lapang, teknologi pintar, fitur keselamatan lengkap, sekaligus kenyamanan berkendara harian. Lewat model ini, BAIC menargetkan penjualan 1.000 unit hingga akhir tahun, sekaligus membidik pangsa pasar sebesar 16 persen di segmen kendaraan listrik yang disasarnya.

Untuk memeriahkan pameran, BAIC Indonesia turut menggelontorkan sederet promo menarik. Konsumen bisa menikmati potongan harga kendaraan hingga Rp91 juta, diskon 25 persen untuk aksesori orisinal BAIC, serta diskon 34 persen untuk merchandise resmi. Skema pembelian pun dibuat lebih ringan lewat bunga 0 persen dan uang muka mulai 15 persen, ditambah berbagai hadiah langsung bagi konsumen yang melakukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama pameran berlangsung.
Yang paling dinanti tentu saja program undian satu unit BAIC T1 secara cuma-cuma. Setiap konsumen yang melakukan SPK untuk seluruh model BAIC selama GIIAS 2026 otomatis akan masuk dalam undian tersebut. Lewat rangkaian program ini, BAIC Indonesia menargetkan penjualan 400 unit kendaraan selama periode pameran pada 31 Juli hingga 9 Agustus 2026, dengan separuh dari target itu diharapkan datang dari penjualan BAIC T1.
Bertepatan dengan berakhirnya masa pre-booking, BAIC Indonesia akhirnya mengumumkan harga resmi BAIC T1. Harga retail normalnya dipatok Rp393.000.000, namun sebagai bentuk apresiasi kepada para early adopters, BAIC memberikan harga khusus Rp373.000.000 bagi 1.000 konsumen pertama, atau lebih hemat Rp20 juta dari harga normal. Setiap pembelian selama GIIAS juga mendapat bonus dashcam dan portable charging secara gratis, ditambah harga khusus wall charger berkapasitas 7 kW seharga Rp8.715.300, dari harga normal Rp10.000.000, sudah termasuk biaya material dan grounding.
Dari sisi purna jual, JDI turut menyiapkan paket garansi yang cukup komprehensif untuk BAIC T1. Setiap unit dilengkapi Basic Vehicle Warranty selama 6 tahun atau 160.000 kilometer, Battery Warranty selama 8 tahun atau 160.000 kilometer, serta layanan servis gratis selama 4 tahun atau 80.000 kilometer, tergantung mana yang lebih dulu tercapai. Paket ini diharapkan memberi ketenangan bagi pelanggan selama masa kepemilikan kendaraan listrik mereka.
Menutup keterangannya, Dhani Yahya menegaskan bahwa langkah BAIC di Indonesia baru saja dimulai. “Perjalanan BAIC di Indonesia baru saja dimulai. Kami akan terus menghadirkan produk yang inovatif, memperluas jaringan layanan, dan memberikan pengalaman kepemilikan terbaik bagi seluruh pelanggan. Kami optimistis BAIC akan terus tumbuh bersama masyarakat Indonesia dan menjadi bagian dari masa depan industri otomotif nasional,” tutupnya.

