MerdekaOto – Geely kembali membuat gebrakan. Kali ini, bukan lewat mobil baru, melainkan lewat langit. Sebanyak 11 satelit berhasil diluncurkan sekaligus ke orbital plane keempat dalam proyek ambisius “Geely Future Mobility Constellation” atau GEESATCOM. Peluncuran yang dilakukan dari perairan dekat Rizhao, Provinsi Shandong, Tiongkok, ini sukses menempatkan seluruh satelit ke orbit yang ditentukan, semuanya beroperasi normal. Sebuah capaian yang menandai babak baru dalam perjalanan GEESATCOM sekaligus membuka peluang besar bagi masa depan komunikasi Internet of Things (IoT) berbasis satelit orbit rendah Bumi (Low Earth Orbit/LEO).
Di balik proyek ini adalah Geespace, anak perusahaan Geely yang bergerak di bidang dirgantara. Sejak 2022, mereka sudah tiga kali meluncurkan satelit, dan kini jumlah yang beroperasi mencapai 41 unit. Target tahap pertama adalah 72 satelit yang akan rampung akhir 2025. Bahkan, dalam dua bulan ke depan, jumlahnya akan dipercepat menjadi 64 unit aktif, membentuk jaringan satelit IoT global dengan cakupan hampir seluruh dunia, kecuali wilayah kutub.
Teknologi komunikasi satelit LEO ini siap mengubah banyak sektor strategis—mulai dari kendaraan terkoneksi, mobilitas udara perkotaan, operasi maritim, hingga infrastruktur energi. GEESATCOM hadir sebagai pionir dalam menghubungkan kendaraan, pesawat rendah, kapal, hingga alat berat konstruksi ke jaringan satelit, menciptakan ekosistem komunikasi yang selalu aktif dan andal di mana pun berada.

Tak hanya itu, Geespace juga sudah bermitra dengan operator telekomunikasi di lebih dari 20 negara, termasuk Asia Tenggara, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin. Uji komersial membuktikan keandalan mereka, dengan tingkat keberhasilan mencapai 99,15% dan ketersediaan jaringan di atas 99,97%. Angka ini memperkuat reputasi Geespace di pasar global dan menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar pemain baru, tapi benar-benar siap bersaing di level tertinggi.
Sebagai bagian dari ekosistem mobilitas terpadu bumi–antariksa Geely Group, teknologi ini akan mendukung otomatisasi dan konektivitas kendaraan lewat data presisi tinggi, meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara. Bahkan, chip komunikasi satelit dan modul posisi presisi buatan Geespace kini sudah diproduksi massal dan digunakan di seluruh lini kendaraan Geely.
Kiprah ini juga akan terlihat di World Games 2025 Chengdu, di mana Geely menjadi Mitra Resmi dan memanfaatkan teknologi satelit untuk manajemen armada, navigasi presisi, serta komunikasi darurat selama event berlangsung. Langkah ini sekaligus menjadi pembuktian nyata bagaimana teknologi luar angkasa bisa langsung memberikan manfaat di jalan raya.
Dengan visi membangun mobilitas pintar yang terhubung dari Bumi hingga antariksa, Geely Group menegaskan diri sebagai pelopor dalam revolusi transportasi masa depan—bukan hanya dengan mobil listrik dan teknologi otonom, tapi juga lewat jaringan satelit yang siap menghubungkan dunia tanpa batas.

