MerdekaOto – Gelaran GIIAS 2025 resmi berakhir dengan satu kesimpulan yang jelas: kendaraan elektrifikasi kini benar-benar menjadi primadona. Dari data penjualan terlihat bahwa mobil hybrid mulai mencuri hati masyarakat, bahkan kontribusinya sudah mencapai sekitar 10% dari total penjualan mobil di Indonesia hingga Juli 2025. Menariknya, jika mobil listrik murni (BEV) masih didominasi pengguna Jakarta, kendaraan hybrid justru punya penerimaan yang lebih merata. Sekitar 55,7% memang berasal dari Jakarta, tetapi 44,3% sisanya datang dari luar Jakarta. Fakta ini menunjukkan bahwa mobil hybrid lebih fleksibel, bisa diterima baik di kota besar maupun di daerah.
Daihatsu yang sudah 16 tahun berturut-turut bertahan di posisi dua besar penjualan nasional membaca tren ini dengan sangat tepat. Mereka menghadirkan Rocky Hybrid, mobil hybrid pertama Daihatsu di Indonesia yang dibanderol Rp299,85 juta (OTR Jakarta). Harga ini terasa pas karena segmen mobil di bawah Rp300 juta merupakan pasar paling gemuk di Indonesia, dengan kontribusi hampir 50% dari total penjualan mobil nasional. Daihatsu sendiri sudah menguasai pangsa 34,5% di segmen ini, sehingga kehadiran Rocky Hybrid seperti mengisi ruang yang sudah sangat kuat.

Rocky Hybrid hadir dengan teknologi Series Hybrid yang membuatnya berbeda. Mobil ini disebut sebagai REAL hybrid, karena seluruh penggeraknya murni dari motor listrik. Mesin bensin hanya bertugas mengisi baterai, bukan menggerakkan roda. Konsep ini menghasilkan efisiensi bahan bakar tinggi, akselerasi yang responsif, sekaligus kenyamanan berkendara ala mobil listrik tanpa repot mencari charging station. Jadi, pengguna bisa merasakan sensasi mobil listrik dengan kemudahan layaknya mobil konvensional.
Secara performa, Rocky Hybrid dibekali mesin 1.2 liter yang dipadukan dengan sistem hybrid transaxle, menghasilkan tenaga 106 PS dan torsi motor listrik 170 Nm. Akselerasinya cukup impresif, 0–100 km/jam ditempuh hanya dalam 10,36 detik. Konsumsi bahan bakarnya pun sangat efisien, mencapai 28 km/l (WLTC) atau 34,8 km/l jika mengikuti standar Jepang (JC08). Lebih hemat dari banyak mobil konvensional di kelasnya. Emisinya pun sangat rendah, hanya 83 g CO₂ per kilometer, menjadikannya ramah lingkungan sekaligus ekonomis.
Baterai yang digunakan berjenis lithium-ion dengan kapasitas 0,74 kWh, setara dengan SUV hybrid medium. Kombinasi ini cukup untuk memberi pengalaman berkendara yang mulus, tenang, dan hemat, tanpa harus mengorbankan kenyamanan.
Antusiasme masyarakat pun terasa jelas. Daihatsu mengungkapkan bahwa Rocky Hybrid menjadi penyumbang terbesar surat pemesanan kendaraan (SPK) Daihatsu selama pameran GIIAS 2025. Respons positif ini menjadi bukti bahwa harga Rp299,85 juta terasa tepat bagi konsumen Indonesia yang ingin mencoba teknologi hybrid tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam.
Daihatsu optimistis Rocky Hybrid akan menjadi pilihan terbaik di kelasnya, bukan hanya karena harganya yang pas di kantong, tetapi juga karena memberikan pengalaman nyata berkendara ala mobil listrik dengan kenyamanan praktis sehari-hari.

