MerdekaOto – Baru pertama kali tampil di pameran otomotif tanah air, Leapmotor langsung pulang membawa penghargaan. Produsen mobil listrik asal China ini dinobatkan sebagai peraih Favorite Booth – GIIAS Rookie Brand dalam gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Penghargaan ini diberikan khusus kepada merek pendatang baru yang booth-nya paling diminati pengunjung selama pameran berlangsung.
Capaian ini terbilang istimewa mengingat Leapmotor baru saja resmi masuk ke pasar Indonesia. Sambutan hangat dari pengunjung GIIAS menjadi sinyal awal bahwa masyarakat cukup terbuka terhadap kehadiran pemain baru di segmen kendaraan listrik, sekaligus menjadi bukti bahwa teknologi dan pengalaman yang ditawarkan Leapmotor berhasil menarik perhatian sejak kemunculan pertamanya.
Brand Head Leapmotor Indonesia, Samuel Christian Wowor, mengaku bangga sekaligus terpacu dengan pencapaian ini.
“Meraih penghargaan Favorite Booth – GIIAS Rookie Brand merupakan sebuah kehormatan sekaligus motivasi bagi kami dalam mengawali perjalanan Leapmotor di Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengunjung GIIAS 2026, konsumen, rekan media, serta seluruh mitra yang telah memberikan sambutan positif dan kepercayaan kepada Leapmotor. Penghargaan ini memperkuat keyakinan kami untuk terus menghadirkan kendaraan listrik yang menggabungkan teknologi inovatif, kualitas global, serta pengalaman berkendara yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia,” ujar Samuel.

Dalam ajang tersebut, Leapmotor memperkenalkan dua model sekaligus untuk pertama kalinya kepada publik Indonesia, yaitu C10 dan B10. Kedua kendaraan ini dirancang untuk mewakili filosofi Leapmotor yang memadukan inovasi teknologi, kualitas berstandar global, keselamatan tinggi, serta kenyamanan berkendara, sebagai jawaban atas kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang kian beragam.
C10 dan B10 sama-sama dibekali sejumlah teknologi andalan yang menjadi ciri khas DNA Leapmotor. Berikut beberapa keunggulan yang diusung kedua model tersebut:
- Teknologi Cell-to-Chassis (CTC) yang mengintegrasikan baterai langsung ke struktur bodi kendaraan
- Standar keselamatan 5-Star Euro NCAP
- Berbagai fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS)
- Material interior bersertifikasi OEKO-TEX® Standard 100 yang bebas dari emisi zat berbahaya sehingga aman bagi seluruh anggota keluarga
Kombinasi fitur-fitur tersebut menjadikan C10 dan B10 sebagai pijakan awal Leapmotor untuk memperkenalkan kendaraan listrik berstandar global yang kian mudah dijangkau konsumen Indonesia.
Antusiasme yang mengalir deras selama GIIAS 2026 rupanya tidak berhenti sampai di situ. Leapmotor memanfaatkan momentum ini untuk melangkah lebih jauh dalam strategi bisnisnya di Indonesia. Salah satu langkah nyata yang sudah dijalankan adalah dimulainya proses perakitan lokal di fasilitas milik PT National Assemblers, tepatnya di Plant 3 kawasan Purwakarta, Jawa Barat. Keputusan untuk merakit kendaraan di dalam negeri ini sekaligus menegaskan komitmen Leapmotor untuk mendekatkan produknya kepada konsumen Indonesia, sekaligus turut berkontribusi terhadap pertumbuhan industri otomotif nasional.

Langkah ekspansi Leapmotor di Indonesia tidak dijalankan sendirian. Merek ini menggandeng sejumlah mitra strategis, mulai dari Stellantis, PT Indomobil National Distributor, hingga PT National Assemblers. Melalui kolaborasi tersebut, Leapmotor berupaya memperkuat fondasi bisnisnya dari berbagai sisi, mulai dari perluasan jaringan diler, peningkatan kualitas layanan purna jual, hingga penyediaan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang lebih menyeluruh bagi para pelanggannya di Tanah Air.
Penghargaan Favorite Booth – GIIAS Rookie Brand yang diraih Leapmotor pada gelaran tahun ini bisa dibilang menjadi modal awal yang cukup berharga. Sebagai pemain baru di industri otomotif Indonesia, validasi dari pengunjung pameran menjadi indikator bahwa strategi memperkenalkan produk dan teknologi Leapmotor sudah berada di jalur yang tepat. Dengan sambutan positif tersebut sebagai bekal, Leapmotor kini bersiap melangkah lebih jauh melalui rangkaian strategi yang telah dirancang, mulai dari perakitan lokal, perluasan jaringan diler, hingga penguatan layanan purna jual.
Rangkaian langkah tersebut menjadi cerminan komitmen jangka panjang Leapmotor untuk tumbuh berdampingan dengan perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia. Bukan sekadar mengejar penjualan sesaat, merek asal China ini tampak ingin membangun kepercayaan dan ekosistem yang berkelanjutan, mulai dari sisi produksi, distribusi, hingga layanan purna jual bagi konsumennya.
Debut yang diwarnai penghargaan ini pun bisa menjadi pijakan penting bagi Leapmotor untuk bersaing di pasar kendaraan listrik Indonesia yang belakangan semakin ramai. Kehadiran C10 dan B10 dengan berbagai fitur unggulannya, ditambah dukungan dari perakitan lokal serta jaringan mitra yang kuat, membuat langkah awal Leapmotor di Indonesia terlihat cukup matang dan terencana. Publik pun kini menanti bagaimana kelanjutan strategi Leapmotor setelah momentum positif dari GIIAS 2026 ini, terutama dalam hal ketersediaan unit, harga jual, dan perluasan jaringan layanan di berbagai kota di Indonesia.

