MerdekaOto – Bisnis jual beli mobil bekas di Pasar Mobil Kemayoran (PMK), Jakarta Pusat, kini punya opsi baru untuk urusan permodalan. PT deGadai Solusi Digital resmi membuka cabang di kawasan tersebut, menyasar dealer otomotif yang selama ini kerap terbentur masalah klasik: aset melimpah, tapi uang tunai seret.
Cabang anyar itu berlokasi di Blok T Nomor 2, Pasar Mobil Kemayoran, dan sudah beroperasi sejak 10 Agustus 2026. Pemilihan lokasi bukan tanpa alasan. PMK dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan kendaraan terbesar di Jakarta, dihuni ratusan dealer dan pelaku usaha yang transaksinya berputar setiap hari.
Bersamaan dengan pembukaan gerai, deGadai juga meluncurkan skema pembiayaan bernama deGadai For Business. Program ini dirancang khusus untuk menopang arus kas pelaku usaha, mulai dari belanja stok kendaraan, pembayaran ke pemasok, biaya operasional harian, hingga transaksi bisnis jangka pendek yang butuh dana cepat.
“Program ini menawarkan fasilitas pendanaan untuk sejumlah kebutuhan usaha, seperti pembelian stok, pembayaran kepada pemasok, biaya operasional, dan transaksi bisnis jangka pendek,” kata David Tatangsurja, Head of Business Development deGadai.
Yang membedakan skema ini dari pembiayaan konvensional adalah fleksibilitas tenornya. Mitra usaha bisa memilih jangka waktu pinjaman yang menyesuaikan siklus transaksi mereka, termasuk opsi tenor harian, sesuatu yang jarang ditemukan di lembaga pembiayaan pada umumnya.

Bagi dealer dan pelaku usaha yang berlokasi di PMK, deGadai mematok biaya pendanaan mulai dari 0,1688 persen per hari. Angka ini bukan harga mati, sebab besarannya tetap bergantung pada hasil analisis kelayakan dan ketentuan internal perusahaan.
Soal plafon, deGadai membuka ruang pendanaan hingga Rp3 miliar per nasabah. Meski begitu, jumlah yang benar-benar cair akan disesuaikan dengan beberapa faktor, di antaranya:
- Hasil penilaian atas aset yang dijaminkan
- Profil dan rekam jejak usaha nasabah
- Kemampuan membayar kembali (repayment capacity)
- Kebijakan manajemen risiko internal deGadai
Persoalan likuiditas memang menjadi tantangan tersendiri di industri otomotif. Nilai aset yang dimiliki dealer bisa sangat besar, mengingat satu unit mobil saja bernilai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Namun nilai besar itu tidak otomatis berarti kas yang lancar. Ketika stok menumpuk atau penjualan melambat, dealer tetap harus punya dana segar untuk menambah inventaris atau menyambar peluang transaksi baru yang muncul tiba-tiba.

Di sinilah pembiayaan berbasis aset (asset-based financing) berperan. Alih-alih menunggu seluruh stok kendaraan terjual habis baru mendapat uang, pelaku usaha bisa memutar kembali aset yang dimiliki menjadi sumber likuiditas instan. Dana hasil pembiayaan itu kemudian dipakai untuk menjaga roda modal kerja tetap berputar, tanpa harus mengorbankan operasional harian.
Menariknya, meski dibuka di jantung ekosistem otomotif, cabang deGadai PMK tidak eksklusif untuk dealer mobil. Layanan ini terbuka juga bagi masyarakat umum dan pelaku usaha dari sektor lain yang membutuhkan dana cepat dengan jaminan aset. Calon nasabah bisa langsung menghubungi cabang tersebut melalui nomor WhatsApp 087733771789.
Selain kendaraan, ada sederet aset lain yang bisa diajukan sebagai jaminan, antara lain:
- Kendaraan bermotor
- Jam tangan mewah
- Tas bermerek
- Logam mulia
- Berlian
- Komputer dan laptop
- Telepon pintar dan gawai lainnya
- Kamera
Tentu saja, tidak semua pengajuan otomatis disetujui. Setiap aset yang masuk tetap harus melalui proses penilaian dan verifikasi sesuai standar perusahaan sebelum dana dicairkan.
Soal kecepatan, deGadai mengklaim proses pencairan bisa selesai dalam hari yang sama, asalkan nasabah sudah melengkapi seluruh persyaratan dan lolos verifikasi. Ini menjadi nilai jual utama bagi pelaku usaha yang butuh dana mendesak, misalnya untuk menutup pembayaran ke pemasok atau menangkap peluang beli stok kendaraan dengan harga miring.
Pembukaan cabang di Pasar Mobil Kemayoran ini merupakan bagian dari strategi ekspansi deGadai untuk mendekatkan layanan pembiayaan ke pusat-pusat aktivitas bisnis dan komunitas pelaku usaha. Dengan kehadiran langsung di lokasi, perusahaan berharap proses pengajuan dan konsultasi bisa berjalan lebih cepat karena nasabah tidak perlu jauh-jauh mencari akses pembiayaan.
Perusahaan menyatakan optimistis layanan barunya mampu menjadi solusi bagi pelaku usaha yang ingin menjaga likuiditas sekaligus mempercepat perputaran modal kerja, khususnya di tengah dinamika pasar otomotif yang terus berubah.
Sebagai catatan, PT deGadai Solusi Digital merupakan perusahaan pergadaian yang telah mengantongi izin dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga operasionalnya diawasi sesuai ketentuan yang berlaku di sektor jasa keuangan.

