MerdekaOto – Perjalanan jarak jauh kerap menjadi tolok ukur sesungguhnya bagi kendaraan keluarga. Ratusan hingga ribuan kilometer ditempuh dalam satu rangkaian perjalanan, melewati kombinasi jalan tol, jalur arteri padat, hingga kontur jalan yang menantang. Setelah perjalanan usai dan mobil kembali digunakan untuk aktivitas harian, muncul pertanyaan penting: apa yang membuat sebuah SUV Chery tetap terasa nyaman dan efisien setelah digunakan dalam jarak jauh?
Jawabannya terletak pada keseimbangan. Bukan sekadar tenaga besar atau kabin lapang, melainkan kombinasi kenyamanan, stabilitas, serta efisiensi energi yang benar-benar terasa di balik kemudi. Dalam konteks ini, SUV hibrida seperti Chery Tiggo 8 CSH menghadirkan pendekatan yang relevan terhadap kebutuhan mobilitas modern.
Perjalanan panjang identik dengan kabin yang terisi penuh, baik oleh penumpang maupun barang bawaan. Karena itu, dimensi kabin dan fleksibilitas konfigurasi kursi menjadi faktor krusial. Tiggo 8 CSH dirancang dengan kabin lega yang memberi ruang kaki dan kepala memadai bagi penumpang hingga baris ketiga. Konfigurasi kursinya fleksibel, memungkinkan pengaturan ulang sesuai kebutuhan, baik untuk membawa tujuh penumpang maupun memberikan ruang tambahan untuk bagasi.
Namun kenyamanan tidak hanya ditentukan oleh ruang. Kualitas suspensi dan peredaman kabin memegang peran penting dalam menjaga stamina selama perjalanan panjang. Karakter suspensi yang stabil membantu meredam getaran saat melintasi sambungan jalan tol maupun permukaan bergelombang. Di saat yang sama, peredaman kabin yang baik menjaga suara mesin dan kebisingan luar tetap minim, sehingga perjalanan terasa lebih tenang.
Dari sisi pengendaraan, perjalanan jarak jauh menuntut stabilitas pada kecepatan tinggi sekaligus respons yang halus saat menghadapi perubahan kondisi lalu lintas. Penyaluran tenaga yang mulus menjadi faktor penting untuk mengurangi kelelahan pengemudi. Pada SUV dengan sistem hibrida, transisi antara motor listrik dan mesin bensin menjadi kunci utama. Perpindahan tenaga yang hampir tidak terasa menjaga ritme berkendara tetap konsisten, tanpa hentakan yang mengganggu.
Efisiensi energi menjadi aspek yang semakin relevan dalam perjalanan jarak jauh. Sistem hibrida memungkinkan kendaraan bekerja secara adaptif sesuai kondisi jalan, menjaga keseimbangan antara performa dan konsumsi energi. Hal ini tercermin dari hasil simulasi penggunaan sejauh 1.200 kilometer per bulan, di mana Tiggo 8 CSH mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga sekitar 19 km/liter, dengan kebutuhan BBM sekitar 63 liter.
Pada varian plug-in hybrid (PHEV), efisiensi tersebut bahkan dapat ditingkatkan lebih jauh. Dengan dukungan sistem elektrifikasi, penggunaan bahan bakar dapat ditekan hingga hanya sekitar 0–5,2 liter, dengan konsumsi listrik di kisaran 171–184 kWh. Pendekatan ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk menyesuaikan pola berkendara, baik mengandalkan tenaga listrik untuk mobilitas harian maupun memanfaatkan mesin bensin untuk perjalanan jarak jauh.
Keunggulan lain yang patut diperhatikan adalah jangkauan berkendara. Tiggo 8 CSH diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 1.300 kilometer dalam kondisi tertentu. Kombinasi antara efisiensi energi dan kapasitas sistem ini memberikan rasa tenang dalam perjalanan antarkota, dengan kebutuhan pengisian yang lebih jarang.
Aspek keselamatan turut menjadi bagian penting dari kenyamanan berkendara. Tiggo 8 CSH dilengkapi dengan Advanced Driver Assistance Systems yang membantu menjaga jarak aman, mempertahankan posisi di lajur, hingga memberikan peringatan dini terhadap potensi tabrakan. Dukungan airbag di berbagai titik kabin juga memastikan perlindungan optimal bagi seluruh penumpang, terutama dalam perjalanan panjang yang menuntut konsentrasi tinggi.
Setelah digunakan dalam perjalanan jarak jauh, keunggulan tersebut tetap relevan dalam penggunaan sehari-hari. Efisiensi energi membantu menekan biaya operasional, sementara kabin lega dan kenyamanan suspensi tetap mendukung aktivitas harian, mulai dari mobilitas dalam kota hingga perjalanan akhir pekan.
Di pasar Indonesia, Tiggo 8 CSH dipasarkan dalam beberapa varian. Untuk wilayah Jakarta, harga on the road dimulai dari Rp449.900.000 untuk varian FWD Comfort. Varian FWD Premium ditawarkan Rp519.900.000, sementara tipe AWD berada di angka Rp569.900.000. Rentang harga tersebut menempatkannya di segmen SUV menengah dengan teknologi hibrida dan fitur keselamatan lengkap.

