MerdekaOto – Chery Group menambah satu nama lagi di daftar merek globalnya. Freelander, nama legendaris yang pertama kali muncul pada 1997, kini kembali sebagai brand independen. iCAR Indonesia, yang sama-sama bernaung di bawah ekosistem Chery Group, menyambut kehadirannya sebagai penguatan portofolio di tengah meningkatnya minat konsumen global terhadap SUV, mulai dari kebutuhan urban hingga eksplorasi berbagai medan.
Debut di Abu Dhabi
Freelander menggelar Global Brand Launch pada 29 September 2026 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dengan tema “Beyond the Legend”. Di panggung itu, mereka memperkenalkan Freelander 8 varian internasional berstir kiri kepada perwakilan pemerintah, mitra industri, dan media internasional.
Brand ini dikembangkan bersama oleh JLR dan Chery dengan label British Premium Intelligent All-Terrain Brand. Pembagian perannya cukup jelas. JLR sebagai pemilik merek membentuk Freelander Design Hub yang memimpin pengembangan desain kendaraan. Chery mengisi sisi teknologi cerdas dan dukungan rantai pasok global.
Perjalanan Freelander pun bergeser. Dulu ia hanya sebuah nameplate, kini berkembang menjadi brand global mandiri yang memadukan warisan desain Inggris dengan teknologi kendaraan terkini.
CEO Freelander International, Lucia Mao, menegaskan bahwa misinya bukan sekadar bernostalgia.
“FREELANDER adalah sebuah legenda Inggris. Namun, kami ingin melakukan lebih dari sekadar menghidupkannya kembali. Teknologi Tiongkok membuka berbagai kemungkinan baru. Inilah makna dari ‘Beyond the Legend’: British soul, Chinese intelligence, membawa sebuah legenda melangkah lebih jauh dari sebelumnya,” ujar Lucia.
Chery Group Makin Berlapis
Kehadiran Freelander membuat ekosistem Chery Group semakin lebar. Grup ini menaungi banyak brand dengan karakter dan segmen konsumen yang berbeda, dan langkah terbaru tersebut berjalan seiring pertumbuhan performa Chery di berbagai pasar internasional. Tujuannya menjawab kebutuhan konsumen yang kian spesifik.
Di Indonesia, Chery Group sudah membawa sejumlah brand untuk melayani kebutuhan mobilitas yang makin beragam. Salah satunya iCAR, merek yang menawarkan pendekatan baru pada kendaraan listrik lewat desain khas, teknologi cerdas, dan kemampuan eksplorasi untuk berbagai gaya hidup.

Secara global, iCAR pertama diperkenalkan pada 7 April 2023 di Tiongkok sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kendaraan energi baru milik Chery Group.
iCAR di Tanah Air
Perkenalan iCAR di Indonesia dimulai lewat iCAR V23, SUV listrik berkarakter boxy. Mobil ini memadukan desain ikonis, teknologi elektrifikasi, dan fleksibilitas penggunaan, baik untuk mobilitas perkotaan maupun aktivitas eksplorasi. Sejak diperkenalkan, V23 mendapat respons positif dari konsumen Indonesia dan menjadi fondasi awal iCAR membangun ekosistemnya di dalam negeri.
Fondasi itu akan diperkuat lewat pengembangan lini produk. iCAR V27 disiapkan sebagai pilihan baru bagi konsumen yang mencari karakter lebih eksploratif dengan kapabilitas yang lebih luas. Di saat yang sama, iCAR terus memperluas jaringan penjualan dan layanan purnajual agar brand semakin dekat dengan konsumen di berbagai wilayah.
Strategi Segmentasi
Jika dilihat dari kacamata yang lebih luas, Freelander di level global dan iCAR di Indonesia mencerminkan arah yang sama. Chery Group menyusun portofolio yang makin tersegmentasi berdasarkan kebutuhan, karakter, dan gaya hidup konsumen. Di belakangnya ada kekuatan teknologi, riset dan pengembangan, manufaktur, serta jaringan global yang bisa dibagi antarbrand.
Bagi iCAR Indonesia, perkembangan ini menjadi bagian dari momentum yang lebih besar. Mereka ingin terus memperkuat kehadiran kendaraan elektrifikasi yang tidak hanya menjual teknologi, tetapi juga menawarkan pengalaman berkendara dengan karakter yang berbeda.

