MerdekaOto – Menjelang musim mudik Lebaran 2026, kebutuhan perjalanan yang aman dan nyaman kembali menjadi perhatian banyak pemilik kendaraan. Menyadari hal itu, GAC Indonesia menghadirkan solusi digital melalui aplikasi pintar bernama GAC Apps yang dirancang untuk mendampingi pengguna selama perjalanan jarak jauh.
Mudik Lebaran identik dengan perjalanan panjang menuju kampung halaman. Di tengah padatnya lalu lintas dan jarak tempuh yang tidak singkat, aplikasi ini diharapkan dapat membantu pengguna memantau kondisi kendaraan sekaligus merencanakan perjalanan secara lebih praktis melalui smartphone.
Melalui GAC Apps, pemilik kendaraan dapat mengakses berbagai fitur kendaraan secara langsung dari ponsel. Beberapa di antaranya meliputi remote vehicle control, pemantauan kondisi kendaraan secara real-time, hingga layanan peta dan navigasi yang membantu pengemudi menentukan rute perjalanan secara lebih efisien.
Aplikasi ini juga menyediakan berbagai layanan pendukung perjalanan. Pengguna dapat menjadwalkan servis kendaraan melalui fitur car service, mencari lokasi bengkel resmi, hingga mengakses layanan roadside assistance jika menghadapi kendala di perjalanan. Bagi pengguna kendaraan listrik, tersedia pula peta lokasi pengisian daya yang memudahkan pengemudi menemukan stasiun pengisian di sepanjang rute.

Fitur lain yang cukup penting adalah vehicle status, yang memungkinkan pemilik kendaraan memantau kondisi mobil secara langsung. Informasi yang ditampilkan mencakup status pintu dan jendela, bagasi, tekanan ban, hingga level baterai atau energi kendaraan. Dengan begitu, pengemudi dapat memastikan kendaraan berada dalam kondisi optimal sebelum memulai perjalanan mudik.
Khusus bagi pengguna AION V, aplikasi ini juga memiliki fitur unik yang memungkinkan pengaturan suhu kulkas di dalam kendaraan langsung dari smartphone. Pengguna dapat memilih mode mendinginkan, menghangatkan, atau membekukan, sehingga makanan dan minuman tetap tersimpan pada suhu ideal selama perjalanan panjang.
GAC Apps juga dilengkapi fitur map service yang memungkinkan pengguna menentukan tujuan perjalanan dan mengirimkan rute langsung ke sistem kendaraan hanya dengan satu sentuhan. Selain itu, tersedia pula fitur trip reservation yang memungkinkan pengemudi mengatur kondisi kendaraan sebelum perjalanan dimulai, seperti mengaktifkan pendingin udara atau menyiapkan sistem kendaraan agar siap digunakan.
Menariknya, aplikasi ini juga memiliki fitur vehicle authorization yang memungkinkan pemilik kendaraan berbagi akses mobil kepada anggota keluarga atau kerabat. Fitur tersebut dapat digunakan secara sementara maupun jangka panjang, sehingga kendaraan dapat digunakan bersama selama perjalanan mudik keluarga.
CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, mengatakan GAC Apps dirancang bukan sekadar sebagai aplikasi pendukung kendaraan, tetapi juga sebagai mitra perjalanan bagi para pengguna mobil GAC.
Menurut dia, integrasi teknologi digital dengan kendaraan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan lebih bagi pemilik kendaraan, terutama saat melakukan perjalanan jarak jauh seperti mudik Lebaran.
Aplikasi ini dapat diunduh melalui Google Play Store untuk pengguna Android maupun App Store bagi pengguna iOS. Setelah mengunduh aplikasi, pengguna cukup membuat akun dan menghubungkannya dengan kendaraan melalui nomor VIN agar seluruh fitur dapat digunakan.
Melalui inovasi digital tersebut, GAC Indonesia berharap ekosistem kendaraan yang mereka bangun tidak hanya menghadirkan teknologi pada produknya, tetapi juga pengalaman mobilitas yang semakin terhubung dan praktis bagi pengguna di Indonesia.

