MerdekaOto – Nama ZEEKR mungkin belum sepopuler Tesla atau BMW di benak konsumen Indonesia. Tapi di Tiongkok, merek listrik premium milik Geely Auto Group ini sudah mencatatkan angka penjualan yang tidak bisa dianggap remeh, terutama di segmen MPV dan SUV mewah bertenaga listrik. Dan sejak tampil di IIMS 2026, ZEEKR mulai serius memasang kuda-kuda di Indonesia.
Auto China 2026 menjadi panggung terbaru ZEEKR untuk memperlihatkan ke mana arah merek ini melangkah. Tiga model utama hadir sekaligus: ZEEKR 009 dalam iterasi terbaru, plus dua SUV baru bernama 9X dan 8X. Ketiganya membentuk portofolio yang saling melengkapi, dari MPV keluarga premium hingga SUV berperforma brutal.
ZEEKR 009 adalah model yang paling dulu dikenal publik Indonesia, setelah debutnya di IIMS 2026 bersama 7X. Di Auto China 2026, versi terbarunya hadir dengan tambahan konfigurasi tujuh kursi, sebuah langkah yang memperluas daya tariknya dari sekadar kendaraan eksekutif menjadi pilihan keluarga besar kelas atas. Versi enam kursi sebelumnya sudah memimpin penjualan di segmen luxury MPV listrik Tiongkok selama dua tahun berturut-turut, dan mulai diadopsi di Hong Kong serta beberapa negara Asia Tenggara.

Kabin ZEEKR 009 dirancang dengan pendekatan yang lebih dekat ke ruang tamu bergerak daripada interior mobil konvensional. Tata letak tempat duduk, kemudahan akses penumpang, dan kenyamanan perjalanan jarak jauh menjadi prioritas utama. Ini menjadikannya relevan tidak hanya untuk keluarga, tapi juga untuk kebutuhan antar-jemput eksekutif yang menuntut kelas lebih tinggi dari sekadar sedan atau MPV biasa.
Berbeda dari 009 yang bermain di ranah keluasan dan kemewahan kabin, ZEEKR 8X hadir dengan karakter yang hampir berlawanan: performa ekstrem dalam bungkus SUV. Dibangun di atas platform 900V dengan sistem penggerak tiga motor, output totalnya mencapai 1.030 kW. Angka akselerasi 0 hingga 100 km per jam diselesaikan dalam 2,96 detik, menjadikannya salah satu SUV hybrid tercepat di dunia saat ini.
Platform yang digunakan adalah Sustainable Experience Architecture atau SEA-S, arsitektur hybrid milik Geely yang dirancang untuk mengoptimalkan performa sekaligus efisiensi dalam perjalanan jarak jauh. Bagi konsumen yang selama ini merasa harus memilih antara mobil sport dan SUV keluarga, ZEEKR 8X menawarkan argumen bahwa keduanya tidak harus dipisah.

ZEEKR 9X mengambil posisi yang lebih seimbang di antara keduanya. SUV hybrid ini mencatat penerimaan pasar yang kuat di Tiongkok sejak peluncurannya, secara konsisten menyumbang sekitar sepertiga total penjualan di segmen SUV hybrid dengan banderol di atas 500.000 yuan. Di pasar yang kompetitif seperti itu, angka seperti ini bukan hal mudah diraih.
9X diposisikan sebagai SUV premium untuk penggunaan harian yang tidak mengorbankan kenyamanan jarak jauh. Kombinasi teknologi hybrid dan platform SEA-S memberi ruang bagi ZEEKR untuk menawarkan jangkauan yang lebih jauh dibanding kendaraan listrik murni, sekaligus mempertahankan karakter berkendara yang halus dan senyap.
Di balik ketiga model ini, ada fondasi teknologi yang sama: platform SEA dan sistem Super Electric Hybrid yang juga menjadi basis produk ZEEKR untuk pasar global. Platform ini mendukung standar keselamatan tinggi, pembaruan perangkat lunak secara berkala, dan adaptasi terhadap regulasi di berbagai negara. ZEEKR juga mengintegrasikan digital chassis berbasis AI untuk meningkatkan stabilitas dan membuka jalan bagi fitur bantuan berkendara tingkat lanjut ke depannya.
Bagi pasar Indonesia, deretan produk yang dipamerkan di Auto China 2026 adalah sinyal yang cukup terbaca. Geely Group tidak datang ke Indonesia hanya untuk memperkenalkan dua model lalu berhenti. ZEEKR 009 dan 7X yang sudah tampil di IIMS 2026 kemungkinan besar adalah pembuka, bukan keseluruhan cerita. Model-model yang tampil di Beijing memberi gambaran konkret tentang apa yang bisa menyusul, baik untuk segmen keluarga premium maupun konsumen eksekutif yang menginginkan kendaraan listrik tanpa kompromi.
Segmen EV premium di Indonesia memang masih terbilang kecil dibanding total pasar otomotif. Tapi segmen ini tumbuh, dan pemain yang masuk lebih awal dengan portofolio yang matang punya keuntungan yang sulit dikejar belakangan. ZEEKR tampaknya memahami dinamika itu dengan baik.

