MerdekaOto – Inchcape GWM Indonesia resmi memperkenalkan GWM Wey G9 Hi4 untuk pertama kalinya di Tanah Air, bertepatan dengan gelaran BCA Expo 2026. Kehadiran MPV mewah ini sekaligus menjadi penanda babak baru di segmen luxury MPV nasional, karena ditawarkan dalam dua pilihan mesin sekaligus, yakni Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Plug in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Kedua varian sama sama dibekali teknologi Hi4, sistem penggerak all wheel drive berbasis hybrid yang dikembangkan sendiri oleh GWM.
Menariknya, varian PHEV dari Wey G9 Hi4 tercatat sebagai MPV mewah pertama di Indonesia yang mengusung teknologi Hi4. Capaian ini menjadi salah satu nilai jual utama yang ingin ditonjolkan GWM kepada konsumen kelas atas Tanah Air yang mencari kombinasi kenyamanan, performa, dan efisiensi dalam satu kendaraan.
CEO Inchcape GWM Indonesia, Bagus Susanto, menjelaskan bahwa kehadiran dua pilihan powertrain ini merupakan wujud fleksibilitas yang ditawarkan kepada konsumen.
“GWM Wey G9 Hi4 adalah bukti bahwa kemewahan tidak harus menuntut kompromi. Kami menghadirkannya dalam dua pilihan teknologi hybrid, HEV dan PHEV, agar konsumen dapat memilih sesuai kebutuhan perjalanan mereka. Keduanya menawarkan standar kemewahan dan kenyamanan yang sama, dengan karakter powertrain yang berbeda. Kehadiran dua pilihan ini sejalan dengan filosofi kami: All Scenarios, All Powertrains, All Users,” ujar Bagus.

Dari sisi kabin, GWM Wey G9 Hi4 dirancang dengan filosofi bahwa setiap penumpang layak mendapat perlakuan istimewa. Ketiga baris kursinya dibuat setara kelas bisnis, tidak hanya baris depan seperti kebanyakan MPV pada umumnya. Baris kedua bahkan dilengkapi kursi model floating zero gravity berbalut NAPPA leather yang dilengkapi fungsi pijat dan ventilasi, sehingga penumpang dapat merasakan kenyamanan setara ruang eksekutif selama perjalanan.
Ruang kabin penumpangnya diklaim paling lapang di kelasnya, ditunjang lantai yang rata sehingga memudahkan mobilitas di dalam kabin, baik untuk kebutuhan keluarga maupun perjalanan bisnis. Tingkat kesenyapan kabin disebut menyerupai suasana perpustakaan, didukung sistem audio 21 speaker dan layar kontrol utama berukuran 14,6 inci. Setiap sandaran kursi juga dilengkapi meja lipat yang memudahkan penumpang bekerja atau menyantap makanan selama di perjalanan.
Sebagai nilai tambah, varian PHEV dibekali kotak pendingin sekaligus penghangat untuk melengkapi kenyamanan di dalam kabin.
Soal performa, kedua varian memiliki dimensi bodi yang identik dan sama sama mengandalkan sistem Hybrid Intelligent 4WD alias Hi4, yang memadukan tenaga listrik dan bensin secara mulus sekaligus mengatur distribusi tenaga sesuai kondisi berkendara.
Pada varian HEV, baterai berkapasitas 1,67 kWh menopang tenaga sistem hingga 263 kW dengan torsi puncak 782 Nm. Konsumsi bahan bakarnya diklaim rata rata mencapai 15 km per liter, menjadikan varian ini pilihan yang seimbang antara performa dan efisiensi.
Sementara itu, varian PHEV tampil lebih bertenaga dengan output sistem maksimum 325 kW dan torsi 642 Nm. Untuk penggunaan harian di area perkotaan, mobil ini sanggup melaju murni dengan tenaga listrik hingga jarak 170 kilometer tanpa mengonsumsi bensin sama sekali. Jika baterai dan bahan bakar digabungkan, total jangkauan tempuhnya bisa menembus lebih dari 1.000 kilometer dalam sekali perjalanan penuh, cukup untuk mobilitas lintas provinsi.
Tingkat efisiensinya bahkan diklaim mencapai 83,33 km per liter berdasarkan standar pengujian NEDC, meski angka aktual tetap bergantung pada gaya berkendara dan kondisi jalan.
Pengisian daya pada varian PHEV juga dibuat fleksibel. Pengisian cepat DC dengan daya hingga 60 kW mampu mengisi baterai dari 30 hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 26 menit, cocok untuk kebutuhan pengisian di perjalanan. Sementara di rumah, tersedia opsi pengisian AC 6,6 kW yang lebih hemat biaya. Fitur Vehicle to Load berkapasitas 3,3 kW turut disematkan, menjadikan varian PHEV bisa berfungsi sebagai sumber daya portabel untuk berbagai aktivitas di luar ruangan.
Dari sisi keselamatan, baterai GWM Wey G9 Hi4 telah mengantongi sertifikasi lima bintang C EVFI 2024 melalui serangkaian pengujian ketat. Struktur bodinya menggunakan material berkekuatan tinggi, dilengkapi lebih dari 20 fitur bantuan berkendara cerdas level 2 untuk memberikan perlindungan menyeluruh bagi seluruh penumpang di dalam kabin.
Untuk urusan harga, GWM Wey G9 Hi4 HEV dibanderol Rp1.158.000.000 sementara varian PHEV dipatok Rp1.368.000.000, keduanya on the road Jakarta. Kedua varian sudah bisa dipesan melalui 19 jaringan dealer resmi GWM di seluruh Indonesia, dengan pilihan warna Aurora White dan Nebula Black.
Soal layanan purna jual, konsumen yang membeli GWM Wey G9 Hi4 akan mendapatkan bebas biaya servis dan suku cadang selama 6 tahun atau 60.000 kilometer, garansi kendaraan selama 6 tahun atau 200.000 kilometer, serta garansi baterai selama 8 tahun atau 200.000 kilometer, dengan syarat dan ketentuan berlaku.
Konsumen juga mendapat akses penuh ke ekosistem layanan Inchcape GWM lainnya, mulai dari Customer Contact Center 24 jam di nomor 150 496, layanan darurat Emergency Roadside Assistance yang menjangkau seluruh Indonesia, hingga layanan pick up and delivery serta reservasi servis melalui Customer Contact Center.
GWM Wey G9 Hi4 dapat disaksikan langsung oleh masyarakat di booth GWM selama BCA Expo 2026 berlangsung, mulai 11 hingga 13 September 2026 di Hall 9, ICE BSD City, Tangerang.

