MerdekaOto – Harga Rp239,9 juta untuk sebuah mobil listrik mungkin masih terdengar seperti angka yang lumayan menguras tabungan bagi sebagian orang. Namun ketika Geely Auto Indonesia memperkenalkan Geely EX2 dalam debutnya di Jakarta Fair 2026, yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Hall A1, Booth 2B, angka tersebut sebenarnya menyimpan cerita yang lebih menarik jika dibandingkan dengan ongkos memiliki mobil bensin sekelas dalam jangka panjang. Sebab harga beli hanyalah satu sisi dari keseluruhan biaya kepemilikan kendaraan, dan di sinilah letak keunggulan yang sebenarnya ditawarkan Geely EX2.
Mari mulai dari komponen yang paling sering bikin dompet jebol pemilik mobil konvensional: bahan bakar. Geely EX2 dibekali baterai berkapasitas 40,8 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 395 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh berdasarkan pengukuran NEDC. Jika diasumsikan tarif listrik PLN untuk pengisian rumahan berada di kisaran Rp1.500 per kWh, maka satu kali pengisian penuh hanya membutuhkan biaya sekitar Rp61 ribu untuk jarak tempuh hampir 400 kilometer. Bandingkan dengan mobil bensin sekelas yang mengonsumsi bahan bakar sekitar 1 liter untuk 12 hingga 15 kilometer, dengan harga BBM oktan tinggi sekitar Rp13 ribu per liter. Untuk jarak yang sama, mobil bensin membutuhkan biaya bahan bakar sekitar Rp350 ribu hingga Rp430 ribu, jauh lebih mahal dibanding biaya pengisian listrik Geely EX2.

Jika dikalkulasi dalam setahun dengan asumsi jarak tempuh rata-rata 12.000 kilometer, selisih biaya energi antara Geely EX2 dan mobil bensin sekelas bisa mencapai belasan juta rupiah. Dalam lima tahun pemakaian, akumulasi penghematan dari sisi bahan bakar saja sudah cukup signifikan untuk menutup sebagian selisih harga beli antara mobil listrik dan mobil bensin di kelas yang sama.
Belum lagi soal biaya perawatan. Mobil bensin memiliki ratusan komponen bergerak yang membutuhkan perawatan berkala, mulai dari ganti oli mesin, filter udara, busi, hingga komponen sistem pembakaran lainnya. Mobil listrik seperti Geely EX2 jauh lebih sederhana karena tidak memiliki mesin pembakaran internal, sehingga pos biaya servis rutin yang biasanya menjadi pengeluaran tetap setiap beberapa bulan bisa ditekan signifikan. Penghematan ini terasa kian nyata ketika digabungkan dengan benefit yang diberikan Geely, di mana setiap pembelian Geely EX2 sudah disertai garansi power battery, driving motor, dan motor controller selama 8 tahun atau 150.000 kilometer, jauh lebih panjang dibanding rata-rata garansi mesin mobil bensin yang umumnya hanya berkisar 3 sampai 5 tahun.
Ditambah lagi, konsumen juga mendapat garansi kendaraan selama 5 tahun atau 150.000 kilometer, serta layanan Emergency Roadside Assistance selama 3 tahun tanpa batasan kilometer. Untuk varian Max yang dibanderol Rp269,9 juta, ada bonus tambahan berupa asuransi gratis selama 1 tahun atau subsidi finansial senilai Rp3 juta, plus paket data internet gratis selama 2 tahun untuk fitur Mobile Remote Control. Semua benefit ini, jika dikonversi ke nilai uang, sebenarnya turut memperkecil jarak antara harga beli mobil listrik dan mobil bensin yang selama ini kerap dianggap lebih murah di awal.

Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, menjelaskan bahwa momentum adopsi kendaraan listrik di Indonesia semakin menguat, tercermin dari lebih dari 3.500 pengguna Geely EX2 yang sudah ada saat ini. Ia menyebut Geely EX2 dihadirkan sebagai solusi yang relevan bagi masyarakat luas, dengan efisiensi sebagai salah satu nilai jual utama, tanpa mengorbankan pengalaman berkendara yang menyenangkan dan performa yang responsif.
Soal performa, Geely EX2 mengandalkan konfigurasi rear-wheel drive yang dipadukan dengan multi-link suspension untuk menghadirkan karakter berkendara yang stabil dan lincah, lengkap dengan radius putar 4,95 meter yang memudahkan manuver di tengah kepadatan jalan perkotaan. Fitur pengisian cepat DC fast charging juga memungkinkan pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 25 menit, sebuah durasi yang jauh lebih singkat dibanding waktu mengisi penuh tangki bensin di tengah antrean SPBU pada jam sibuk.
Dari sisi desain, Geely EX2 tampil dengan identitas visual yang khas lewat Smiling Front Grille, LED Feather Flow headlights, serta velg 16 inci bergaya four leaf clover. Pilihan warnanya pun terasa berbeda dari kebanyakan mobil sekelas, mulai dari Moon White, Star Silver, Comet Gray, Nebula Beige, hingga warna spesial Aurora Pink. Ruang kabin turut dioptimalkan dengan front trunk berkapasitas 70 liter, bagasi hingga 1.320 liter, serta 36 kompartemen penyimpanan yang membuat mobil ini tetap praktis untuk kebutuhan harian maupun perjalanan keluarga.
Dari segi keselamatan, Geely EX2 dilengkapi struktur cage body yang kokoh, enam airbag, dan 12 fungsi ADAS, sebuah paket keselamatan yang di banyak mobil bensin sekelas justru baru tersedia pada varian dengan harga lebih tinggi. Selama Jakarta Fair 2026 berlangsung, pengunjung berkesempatan melihat langsung seluruh fitur tersebut, menjelajahi kabin, sekaligus mendalami simulasi biaya kepemilikan jangka panjang yang ditawarkan Geely EX2, sebuah pertimbangan yang kini semakin masuk akal bagi konsumen yang mulai menghitung bukan hanya harga di brosur, tetapi juga total pengeluaran sepanjang masa pakai kendaraan.

