MerdekaOto – Segmen MPV premium di Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran opsi elektrifikasi baru. Hyundai resmi memperkenalkan the New STARIA varian Electric dan Hybrid pada gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Peluncuran dua varian sekaligus ini menjadi penegasan komitmen Hyundai dalam menghadirkan masa depan mobilitas yang lebih ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan penggunanya.
Kehadiran the New STARIA Electric dan Hybrid bukan sekadar pelengkap lini produk semata. Keduanya lahir sebagai jawaban atas kebutuhan mobilitas yang terus berkembang, mulai dari tuntutan efisiensi energi, performa yang bisa diandalkan, hingga kenyamanan yang mendukung kebersamaan di setiap perjalanan, baik untuk kebutuhan keluarga maupun aktivitas bisnis.
Bagi konsumen yang mengincar pengalaman berkendara elektrik sepenuhnya, the New STARIA Electric hadir sebagai pilihan di segmen MPV premium. Kendaraan ini ditenagai motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 218 PS dengan torsi puncak mencapai 350 Nm. Soal jarak tempuh, STARIA Electric diklaim sanggup menjelajah hingga 544 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh, berdasarkan standar pengujian NEDC. Angka tersebut cukup menjanjikan bagi pengguna yang kerap melakukan perjalanan jarak jauh tanpa harus khawatir kehabisan daya di tengah jalan.
Tak berhenti di situ, STARIA Electric juga dibekali fitur Outdoor Vehicle to Load (V2L) dengan power outlet 220V. Fitur eksklusif yang hanya tersedia pada trim tertentu ini memungkinkan kendaraan berfungsi sebagai sumber daya untuk berbagai perangkat elektronik di luar mobil, sebuah nilai tambah yang cukup praktis bagi penggunanya, misalnya saat berkemah atau membutuhkan daya darurat di lokasi terpencil.
Sementara itu, bagi konsumen yang menginginkan opsi elektrifikasi dengan fleksibilitas lebih, the New STARIA Hybrid hadir sebagai alternatif yang efisien untuk mobilitas perkotaan maupun perjalanan luar kota. Varian ini mengandalkan mesin Smartstream Gasoline 1.6 Turbo Hybrid yang mampu menghasilkan tenaga sistem maksimum hingga 245 PS. Torsi mesinnya mencapai 265 Nm, sementara torsi motor listriknya menyentuh angka 304 Nm. Seluruh informasi performa hybrid ini bisa dipantau langsung oleh pengemudi melalui head unit yang tersemat di dalam kabin, memberikan gambaran penggunaan energi kendaraan secara real time.
Dari sisi kenyamanan, kedua varian STARIA ini menghadirkan perpaduan antara kemewahan dan fleksibilitas ruang yang mumpuni. Kabinnya dirancang lapang dengan ruang kaki, kepala, serta pinggul yang lega bagi seluruh penumpang. Pengalaman berkendara pun semakin istimewa berkat kehadiran VIP Captain Seats yang dilengkapi fitur air contour body care, menghadirkan sensasi relaksasi sekaligus kesan premium selama perjalanan berlangsung.
Pada varian VIP, pengalaman di dalam kabin semakin dimanjakan lewat sistem audio BOSE dengan 12 speaker yang menghadirkan kualitas suara imersif layaknya ruang teater pribadi. Selain itu, fitur Indoor Vehicle to Load (V2L) turut memungkinkan penumpang mengisi daya atau mengoperasikan perangkat elektronik yang kompatibel langsung dari dalam kabin, tanpa perlu repot mencari sumber listrik lain selama di perjalanan.
Khusus pada varian Hybrid, kenyamanan kabin semakin lengkap dengan kehadiran power sunroof di bagian depan serta panoramic roof di bagian belakang. Kombinasi keduanya menghadirkan pencahayaan alami yang membuat suasana kabin terasa lebih terang dan lapang. Dengan seluruh fitur tersebut, the New STARIA Electric dan Hybrid diposisikan sebagai kendaraan serbaguna, mulai dari mobilitas harian, perjalanan keluarga, hingga kebutuhan transportasi eksekutif bagi kalangan bisnis.
Aspek keselamatan turut menjadi perhatian utama Hyundai pada kedua varian ini. Sebagai fitur standar, the New STARIA Electric dan Hybrid dibekali paket Hyundai SmartSense yang menghadirkan rangkaian teknologi keselamatan aktif. Salah satunya adalah Forward Collision avoidance Assist (FCA), yang akan memperingatkan pengemudi ketika sistem mendeteksi potensi benturan dari arah depan, misalnya saat ada pejalan kaki melintas tiba tiba atau kendaraan di depan mengerem mendadak. Jika risiko benturan terus meningkat, sistem ini bahkan dapat melakukan pengereman darurat secara otomatis.
Selain itu, terdapat pula fitur Blind spot View Monitor (BVM) yang menampilkan kondisi area titik buta pengemudi langsung di layar cluster begitu lampu sein dinyalakan. Fitur ini membantu pengemudi berpindah jalur dengan lebih percaya diri, terutama saat berkendara di jalan tol atau lalu lintas yang padat.
Komitmen Hyundai terhadap kenyamanan pelanggan tidak berhenti hanya pada momen pembelian. Melalui ekosistem layanan myHyundaiCare, Hyundai menghadirkan pengalaman kepemilikan yang menyeluruh, mulai dari proses pembelian pertama hingga tahap jual kembali kendaraan di kemudian hari. Sebagai kendaraan elektrifikasi, kedua varian STARIA ini turut dilengkapi sejumlah jaminan, di antaranya garansi baterai tegangan tinggi hingga 8 tahun atau 160.000 kilometer, garansi kendaraan hingga 3 tahun atau 100.000 kilometer, gratis servis berkala hingga 4 tahun atau 60.000 kilometer, serta layanan Bluelink gratis selama tiga tahun pertama masa kepemilikan, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Bertepatan dengan momen peluncurannya, Hyundai mengundang masyarakat untuk menyaksikan dan merasakan langsung kecanggihan the New STARIA Electric dan Hybrid di booth Hyundai, Hall 2C, ICE BSD City, yang berlangsung mulai 30 Juli hingga 9 Agustus 2026. Selain kedua model tersebut, pengunjung juga berkesempatan mengenal jajaran inovasi Hyundai lainnya, mulai dari IONIQ 9, STARGAZER Cartenz, STARGAZER Cartenz X, hingga the All New PALISADE Hybrid, lengkap dengan sesi test drive dan berbagai showcase interaktif selama pameran berlangsung.

