MerdekaOto – Industri kendaraan listrik di Indonesia tengah memasuki fase pertumbuhan yang signifikan. Konsumen kini tidak lagi sekadar melirik EV sebagai simbol gaya hidup, melainkan mulai menuntut pengalaman berkendara yang setara bahkan lebih baik dibandingkan mobil konvensional. Tren ini terlihat jelas dari data penjualan battery electric vehicle (BEV) yang mencapai 33.146 unit sepanjang kuartal pertama 2026, melonjak 96 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pangsa pasar BEV pun kini menyentuh angka 15,6 persen dari total penjualan kendaraan nasional, sementara pilihan model yang tersedia bertambah signifikan menjadi 74 model per Maret 2026, jauh meningkat dibandingkan hanya 11 model pada 2021 menurut catatan GAIKINDO.
Pertumbuhan pasar yang pesat ini turut diiringi pergeseran ekspektasi konsumen terhadap performa EV itu sendiri. Studi PwC eReadiness 2025 mengungkap bahwa secara global, sekitar 52 persen responden menilai jarak tempuh 300 hingga 400 kilometer sudah cukup ideal, asalkan waktu pengisian dayanya bisa diselesaikan kurang dari 30 menit. Artinya, konsumen kini tidak hanya mengejar angka jarak tempuh yang besar, tetapi juga menuntut efisiensi waktu saat mengisi daya kendaraan mereka.
Menjawab pergeseran kebutuhan tersebut, LEPAS resmi memperkenalkan E4 EV, model terbaru yang dirancang untuk memadukan jarak tempuh panjang, kecepatan pengisian daya, sistem perlindungan baterai yang mumpuni, performa berkendara, hingga kenyamanan kabin dalam satu paket kendaraan listrik.
Temmy Wiradjaja, Vice Country Director LEPAS Indonesia, menjelaskan bahwa kehadiran E4 EV merupakan jawaban atas beragamnya kebutuhan mobilitas konsumen masa kini. “Setiap konsumen memiliki kebutuhan mobilitas yang berbeda, sehingga kami melihat pentingnya menghadirkan kendaraan listrik yang dapat memberikan pengalaman berkendara tanpa banyak kompromi. Melalui LEPAS E4 EV, kami ingin memberikan pilihan mobilitas listrik yang tidak hanya menawarkan teknologi, tetapi juga kenyamanan, keamanan, dan kemudahan untuk digunakan dalam keseharian,” ujar Temmy.

Dari sisi baterai, LEPAS E4 EV dibekali kapasitas 67 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 600 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC. Angka ini memberi keleluasaan lebih bagi pengguna, baik untuk mobilitas harian di dalam kota maupun perjalanan jarak jauh antarkota tanpa perlu terlalu sering berhenti mengisi daya. Kapasitas jarak tempuh ini pun sejalan dengan tren ekspektasi konsumen di kawasan regional. Laporan PwC eReadiness 2025 mencatat, 11 persen responden ASEAN-6 menilai jarak tempuh di atas 600 kilometer sebagai standar yang dapat diterima, sementara 11 persen lainnya memilih rentang 500 hingga 600 kilometer sebagai batas ideal.
Namun jarak tempuh panjang saja tidak cukup jika tidak diimbangi kecepatan pengisian daya yang praktis. Untuk itu, LEPAS E4 EV dilengkapi teknologi DC Fast Charging berkapasitas hingga 130 kW, yang memungkinkan baterai terisi dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 20 menit. Kecepatan ini sejalan dengan temuan studi Deloitte yang menyebutkan bahwa kecepatan pengisian daya menjadi salah satu faktor penentu utama dalam pengalaman charging kendaraan listrik bagi konsumen.
Selain jarak tempuh dan kecepatan pengisian, aspek keamanan baterai turut menjadi perhatian khusus LEPAS, mengingat kondisi jalan dan cuaca di Indonesia yang cukup beragam. E4 EV dibekali perlindungan baterai berstandar IP68/IPX9K, lengkap dengan kemampuan wading depth atau ketahanan menerjang genangan air hingga kedalaman 525 mm. Meski begitu, pengemudi tetap disarankan untuk menyesuaikan kecepatan dan memperhatikan kondisi jalan sebelum melintasi genangan air.
Dari sisi performa, LEPAS E4 EV tidak mengorbankan sensasi berkendara demi efisiensi energi. Mobil ini mampu menghasilkan tenaga hingga 160 kW dengan kemampuan akselerasi 0 sampai 100 km/jam dalam waktu sekitar 7,2 detik. Performa tersebut didukung oleh 12-in-1 Integrated Electric Motor System yang mencatatkan tingkat efisiensi hingga 90,8 persen. Ditambah dengan LEX Platform, kendaraan ini menghadirkan empat keunggulan utama, yakni:
- More Stable, untuk kestabilan berkendara di berbagai kondisi jalan
- More Spacious, memberikan kelapangan kabin bagi pengemudi dan penumpang
- More Quiet, meminimalkan kebisingan selama perjalanan
- More Energy-Efficient, menjaga efisiensi konsumsi daya baterai
Kenyamanan kepemilikan LEPAS E4 EV juga tidak berhenti pada saat unit diserahkan kepada konsumen. Melalui program LEPAS CARE, pemilik kendaraan mendapatkan sejumlah jaminan purnajual, di antaranya:
- Garansi kendaraan selama 6 tahun atau 150.000 km
- Garansi baterai selama 8 tahun atau 160.000 km
- Layanan Road Assistance selama tiga tahun dengan radius hingga 50 km
Seluruh benefit tersebut tentunya berlaku sesuai syarat dan ketentuan yang ditetapkan LEPAS. Untuk memiliki kendaraan ini, konsumen perlu merogoh kocek sebesar Rp349 juta on the road Jakarta, sebuah angka yang dinilai kompetitif mengingat spesifikasi dan dukungan purnajual yang ditawarkan.
Melalui pendekatan yang disebut Premium Lifestyle NEV, LEPAS E4 EV dirancang untuk menyesuaikan diri dengan gaya hidup penggunanya, bukan sebaliknya. Kombinasi jarak tempuh 600 kilometer, pengisian daya cepat dalam hitungan menit, perlindungan baterai yang teruji, serta dukungan kepemilikan jangka panjang, menjadikan mobil ini sebagai jawaban atas kekhawatiran umum calon pengguna EV, yakni range anxiety atau kecemasan kehabisan daya di tengah perjalanan.
Dengan seluruh keunggulan tersebut, LEPAS E4 EV hadir bukan hanya sebagai kendaraan listrik biasa, melainkan sebagai solusi mobilitas yang mengubah kekhawatiran menjadi kepercayaan diri, dari range anxiety menuju range confidence bagi setiap penggunanya di jalan.

