MerdekaOto – Ketika sebuah merek otomotif baru muncul di panggung internasional, biasanya yang dibicarakan tak jauh dari desain, tenaga, atau teknologi yang dibawanya. Namun, ada hal menarik dari langkah LEPAS, lini kendaraan listrik-hibrida terbaru dari Chery, yang memilih jalur berbeda. Alih-alih hanya bicara soal kecanggihan teknis, LEPAS justru menempatkan dirinya dalam percakapan yang lebih luas: pemberdayaan, keberlanjutan, dan peran perempuan di panggung dunia.
Keputusan LEPAS untuk menjadi sponsor utama Miss Universe Indonesia 2025 membuka dimensi baru tentang bagaimana sebuah mobil bisa lebih dari sekadar kendaraan. Kolaborasi ini menyatukan dua dunia yang berbeda, otomotif dan kontes kecantikan, namun dengan visi yang sama: keberanian untuk tampil percaya diri, inklusif, dan berdaya. Langkah ini bukan hanya strategi branding, melainkan simbol bahwa mobilitas masa depan harus relevan dengan nilai-nilai sosial dan aspirasi generasi baru.
Menariknya, LEPAS memilih Indonesia sebagai titik debut internasionalnya. Hal ini bukan kebetulan. Indonesia kini berada di tengah transformasi mobilitas, di mana kendaraan listrik semakin diterima oleh masyarakat, khususnya generasi muda urban yang peduli pada isu keberlanjutan. SUV listrik-hibrida seperti LEPAS L4, L6, hingga L8 diluncurkan di GIIAS 2025, bukan sekadar menambah pilihan, melainkan menjadi representasi gaya hidup baru. Di sini, kendaraan tidak hanya bicara soal performa, tapi juga tentang identitas dan kesadaran sosial.

Zhong Wei, Deputy CEO Lepas Global, menggambarkan filosofi mereka cukup puitis. Menurutnya, LEPAS lahir dari Positive New Energy, sebuah gagasan bahwa kendaraan harus menjadi partner perjalanan hidup, bukan sekadar alat transportasi. Pandangan ini terasa segar di dunia otomotif, karena membingkai mobil sebagai bagian dari gaya hidup dan aspirasi pemiliknya. L8 misalnya, didesain agar seimbang antara estetika dan performa, sehingga mampu mewakili semangat perempuan muda urban yang ingin tampil percaya diri, cerdas, dan peduli pada masa depan berkelanjutan.
Di sisi lain, Miss Universe Indonesia 2025 juga membawa semangat serupa. Jessica Kresna, Operational Director ajang ini, menekankan pentingnya perayaan perempuan modern Indonesia yang anggun, autentik, dan berdaya saing global. Di sinilah titik temu dengan LEPAS semakin jelas: keduanya sama-sama berbicara tentang keberanian untuk relevan dengan zaman, berakar pada budaya, namun tetap memiliki pandangan global.
Kekuatan simbolik LEPAS bahkan terlihat dari filosofi desainnya yang terinspirasi oleh leopard—tangguh, gesit, namun tetap anggun. Karakter ini melebur dengan visi Miss Universe Indonesia yang ingin menampilkan perempuan Indonesia dengan kekuatan dan keanggunan yang sama. Sinergi ini menghadirkan narasi unik: teknologi elegan yang berjalan beriringan dengan aspirasi sosial modern.
Namun, kolaborasi ini tentu tak akan berarti banyak jika LEPAS tidak hadir dengan produk yang relevan. Model perdana mereka, LEPAS L8, cukup impresif di atas kertas. Sebagai SUV hybrid segmen-D, L8 menawarkan dimensi besar dengan kabin luas, cocok untuk keluarga modern. Mesin 1.5 TGDi generasi kelima yang dikombinasikan dengan motor listrik membuatnya mampu berjalan murni listrik sejauh 100 km, cukup untuk kebutuhan harian di kota. Mode berkendara yang fleksibel—dari EV hingga Sport—menunjukkan bahwa mobil ini dirancang untuk adaptif di berbagai situasi.
Fitur yang ditawarkan pun bukan sekadar pelengkap, melainkan mencerminkan standar baru SUV modern. Mulai dari ADAS untuk keselamatan, panoramic sunroof elektrik, head-up display, hingga layar sentuh 13,2 inci yang mengendalikan sistem infotainment. Semua ini memperlihatkan bahwa LEPAS tidak hanya ingin memikat dengan cerita sosial, tetapi juga memastikan produknya memenuhi ekspektasi teknologi tinggi.
Yang membuatnya semakin menarik adalah bagaimana LEPAS memposisikan diri di antara tren global. Di satu sisi, dunia otomotif tengah berlomba menuju elektrifikasi. Di sisi lain, konsumen juga semakin kritis, mereka ingin mobil yang bukan hanya canggih tetapi juga memiliki makna. Dengan kolaborasi Miss Universe Indonesia, LEPAS mencoba menjawab kedua hal ini sekaligus: menghadirkan kendaraan yang modern sekaligus mengusung narasi sosial yang kuat.
Kolaborasi ini juga memperkuat posisi Indonesia sebagai panggung penting di Asia Tenggara. Tidak hanya sebagai pasar otomotif besar, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan kendaraan listrik. Dengan menjadikan Indonesia lokasi debut, LEPAS seakan mengirim pesan bahwa masa depan mobilitas global bisa berawal dari sini, dengan sentuhan lokal yang kaya makna.
Maka, kehadiran LEPAS di ajang Miss Universe Indonesia 2025 lebih dari sekadar sponsorship. Ia adalah pernyataan, bahwa masa depan otomotif harus berbicara dalam bahasa yang lebih luas—bahasa keberlanjutan, kesetaraan, dan aspirasi global. Di tengah sorotan lampu panggung, perempuan Indonesia akan tampil percaya diri mewakili bangsanya, sementara LEPAS berdiri di belakangnya sebagai simbol mobilitas baru: elegan, cerdas, dan peduli masa depan.
Kisah ini memperlihatkan bagaimana otomotif kini tidak lagi terjebak pada ruang pamer atau lintasan uji. Ia bisa hadir di panggung budaya, di runway, bahkan di kontes kecantikan, selama narasi yang dibawanya selaras dengan semangat zaman. Dan dalam hal ini, LEPAS berhasil menghadirkan sesuatu yang out of the box: SUV hibrida yang bukan hanya kendaraan, melainkan cermin dari perubahan sosial yang sedang berlangsung.

