MerdekaOto – Dua puluh tahun setelah Mercedes-Benz pertama kali muncul di layar lebar bersama Miranda Priestly, kolaborasi itu kini terulang dengan cara yang lebih dalam. Di sekuel “The Devil Wears Prada 2” yang mulai tayang di bioskop Indonesia sejak 29 April 2026, Mercedes-Maybach S-Class bukan sekadar kendaraan yang mengantarkan karakter dari satu lokasi ke lokasi lain. Ia adalah perpanjangan dari karakter itu sendiri.
Pilihan Mercedes-Maybach untuk peran ini bukan keputusan yang lahir dari sekadar kesepakatan sponsor. Miranda Priestly adalah karakter yang dibangun di atas reputasi, kendali, dan standar yang tidak pernah turun. Kendaraan yang menemaninya harus membawa bobot yang sama. Mercedes-Maybach S-Class, dengan kabin yang senyap di tengah hiruk pikuk kota dan desain eksterior yang elegan tanpa perlu berteriak, adalah jawaban yang logis sekaligus tepat secara naratif.

Christina Schenck, Vice President Digital and Communications Mercedes-Benz AG, menyebut film ini sebagai panggung yang tepat. “Dua puluh tahun setelah film pertama, kami merayakan kembalinya kisah ini dengan kehadiran kendaraan yang sama kuatnya secara gaya dan karakter. Mobil yang indah tidak lekang oleh waktu,” ujarnya.
Di dalam film, setiap kemunculan Maybach bukan sekadar perpindahan adegan. Kabin belakangnya yang senyap menjadi ruang privat di mana Miranda berpikir, berbicara, dan mengambil keputusan di antara tekanan dunia fashion yang tidak pernah berhenti berputar. Kontras antara ketenangan di dalam mobil dan kekacauan di luar jendela adalah detail sinematik yang bekerja secara subtil, namun terasa.
Inilah inti dari kampanye global Mercedes-Maybach yang melatarbelakangi kolaborasi ini, sebuah filosofi bertajuk “The Art of Arrival”. Premisnya sederhana: kekuatan sejati tidak perlu ditampilkan dengan cara yang mencolok. Ia hadir melalui detail, presisi, dan kehadiran yang bisa dirasakan tanpa perlu penegasan verbal. Filosofi ini tercermin di setiap aspek Maybach S-Class, dari material interior MANUFAKTUR yang dikerjakan dengan tingkat craftsmanship tinggi, hingga pengalaman berkendara yang menempatkan kenyamanan penumpang di kursi belakang sebagai pusat segalanya.
Kampanye ini diluncurkan secara global sejak 27 Maret 2026 dalam format 360 derajat, mencakup film promosi 30 detik untuk bioskop, televisi, dan platform digital, materi visual untuk media cetak dan digital, kolaborasi dengan influencer, hingga berbagai aktivasi di pasar utama dunia. Sebagai bagian dari kampanye yang sama, Mercedes-Benz membuat satu unit Maybach S-Class edisi khusus bertema film ini dengan personalisasi MANUFAKTUR Made to Measure, sebuah unit unik yang dirancang sebagai penghormatan terhadap craftsmanship dan akan hadir di berbagai acara premiere global.

Lylle Breier, EVP Partnerships and Events di Disney, mengakui kecocokan dua brand ini bukan sesuatu yang dipaksakan. “Momen kedatangan menjadi elemen penting dalam film. Kami sangat antusias berkolaborasi dengan Maybach, sebuah brand yang menggabungkan keahlian tanpa kompromi dengan kemewahan yang tak lekang oleh waktu,” katanya.
Selain Maybach S-Class sebagai bintang utama, beberapa model Mercedes-Benz lain turut muncul dalam film, mulai dari S-Class, GLE, G-Class listrik, V-Class, hingga Sprinter. Kehadiran deretan model ini memperluas jangkauan brand ke audiens yang lebih luas, menunjukkan bahwa Mercedes-Benz hadir di berbagai segmen kehidupan premium, bukan hanya di puncaknya.
Yang menarik dari kolaborasi ini adalah bagaimana ia membalik logika penempatan produk yang biasa. Dalam banyak film, kendaraan hadir sebagai latar belakang atau simbol status yang ditempelkan secara artifisial. Di sini, Mercedes-Maybach bekerja sebagai elemen naratif yang organik, memperkuat karakter, membangun suasana, dan memberi dimensi pada emosi yang ingin disampaikan.
Dua puluh tahun adalah rentang waktu yang cukup panjang untuk mengukur apakah sebuah pilihan estetika bertahan atau memudar. Kembalinya Mercedes-Benz ke semesta Devil Wears Prada dengan versi yang lebih tinggi dari sebelumnya adalah argumen visual bahwa ada produk-produk yang tidak perlu mengikuti tren karena mereka yang mendefinisikannya.
“The Devil Wears Prada 2” sudah tayang di bioskop Indonesia sejak 29 April 2026. Mercedes-Maybach S-Class ada di dalamnya, bukan di pinggir cerita.

