MerdekaOto – Pertumbuhan pesat industri motor listrik nasional kembali dibuktikan oleh ALVA. Merek asal Indonesia ini mencatatkan lonjakan signifikan pada pemanfaatan jaringan pengisian daya Boost Charge Station, dari 57 ribu jam penggunaan pada kuartal pertama 2026 menjadi 154 ribu jam pada kuartal kedua tahun yang sama. Angka tersebut menjadi bukti nyata bahwa motor listrik ALVA bukan lagi sekadar kendaraan alternatif, melainkan telah menjelma menjadi moda transportasi harian andalan masyarakat.
Momentum pertumbuhan ini dimanfaatkan ALVA untuk memperkenalkan dua inovasi sekaligus di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Keduanya adalah AIPRO, teknologi personalisasi pengaturan berkendara, serta ALVA Care, program layanan purnajual komprehensif yang dirancang untuk menemani konsumen sepanjang masa kepemilikan kendaraan.
Lonjakan penggunaan Boost Charge tidak terjadi begitu saja. Di baliknya, ALVA telah memperluas jaringan infrastruktur pengisian daya secara agresif. Jika pada akhir 2025 baru tersedia 150 titik konektor, jumlahnya kini melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi lebih dari 400 konektor pada semester pertama 2026. Ekspansi ini menjadi fondasi penting yang memungkinkan pengguna semakin nyaman mengandalkan motor listrik untuk mobilitas sehari-hari.

Chief Executive Officer ALVA, Purbaja Pantja, menjelaskan bahwa data penggunaan tersebut mencerminkan pergeseran pola konsumsi masyarakat terhadap kendaraan listrik. “Pertumbuhan penggunaan Boost Charge menunjukkan bahwa motor listrik semakin diandalkan untuk aktivitas sehari-hari. Karena itu, fokus kami bukan hanya menghadirkan kendaraan, tetapi memastikan pengguna memiliki akses terhadap charging, layanan purna jual, teknologi, dan dukungan komprehensif. Inilah alasan kami menghadirkan AIPRO dan ALVA Care hari ini sebagai langkah lanjutan dari komitmen tersebut,” ujarnya.
Bukti lain intensitas pemakaian ALVA tercermin dari akumulasi jarak tempuh seluruh penggunanya, yang kini telah menembus angka 78 juta kilometer hingga akhir Juni 2026. Yang menarik, dalam kurun waktu satu setengah tahun terakhir saja, pengguna ALVA berhasil menambah lebih dari 56 juta kilometer perjalanan, tumbuh 3,5 kali lipat dibandingkan akumulasi sebelumnya. Jika dirata-rata, penambahan jarak tempuh ini setara lebih dari 100 ribu kilometer per hari, sebuah indikator kuat bahwa motor listrik ALVA benar-benar telah menjadi kendaraan harian, bukan sekadar kendaraan musiman atau uji coba.
Untuk mendukung mobilitas yang semakin intensif tersebut, ALVA turut memperkuat jaringan layanan purnajual hingga lebih dari 130 titik di seluruh Indonesia, dilengkapi Customer Service dan Roadside Assistance yang siap siaga 24 jam penuh.

Di ranah teknologi, AIPRO atau ALVA Intelligent Personalized Riding Optimizer lahir dari riset tim R&D ALVA yang menemukan bahwa setiap pengendara memiliki preferensi berkendara berbeda-beda. Teknologi ini pertama kali diterapkan pada motor N3 Next Gen, dengan tiga fitur utama yang terintegrasi dalam aplikasi MyALVA App.
Fitur pertama, Hill Start Assist dan Hill Descent Assist (HSA/HDA), memudahkan pengendara saat menghadapi tanjakan maupun turunan. Cukup menahan rem selama tiga detik, motor akan menahan pergerakan roda secara otomatis hingga 30 detik, sehingga kendaraan tidak akan bergerak mundur atau maju tanpa dikehendaki. Fitur kedua, Regenerative Braking, memungkinkan pengguna mengatur seberapa besar energi yang dikembalikan ke baterai saat kendaraan melambat, sehingga energi yang biasanya terbuang percuma kini bisa dimanfaatkan kembali sebagai daya tambahan.
Sementara fitur ketiga, Ride Mode Limiter, berfungsi membatasi mode berkendara yang dapat digunakan dari tiga pilihan yang tersedia, yakni Eco, Urban, dan Sport. Kombinasi fitur ini dengan layanan Bike Sharing di MyALVA App memberi keleluasaan bagi pemilik motor untuk meminjamkan kendaraannya kepada orang lain dengan pembatasan mode tertentu, sehingga rasa aman tetap terjaga.
Jika AIPRO menyasar aspek personalisasi berkendara, ALVA Care hadir melengkapi ekosistem dari sisi layanan dan perlindungan. Program ini mencakup Customer Service dan Road Side Assistant 24 jam, garansi berdurasi panjang untuk baterai, rangka, spare part, dan servis, di mana khusus ALVA N3 Next Gen konsumen mendapatkan garansi rangka hingga lima tahun atau 50 ribu kilometer.
Selain itu, ALVA Care juga memberikan fasilitas gratis paket data, gratis pengisian daya di jaringan Boost Charge Station yang jumlahnya terus bertambah, akses ke lebih dari 130 titik after sales partner, hingga berbagai penawaran eksklusif hasil kolaborasi dengan brand-brand lifestyle. Ke depan, ALVA berencana memperluas manfaat ALVA Care dengan menambahkan perlindungan asuransi, diskon servis dan sparepart, apparel, serta kerja sama dengan lebih banyak merchant.
Seluruh inovasi ini ditopang oleh standar manufaktur yang telah mengantongi sertifikasi ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, serta Sertifikat INDI 4.0, sebagai jaminan kualitas produk sekaligus komitmen ALVA terhadap proses produksi yang modern dan berkelanjutan.
Menutup penjelasannya, Purbaja menegaskan bahwa kekuatan ALVA terletak pada ekosistem yang saling terhubung, mulai dari kendaraan yang dapat dipersonalisasi hingga jaringan dukungan yang terus berkembang. “Ekosistem yang kuat dibangun dari berbagai bagian yang saling terhubung. Mulai dari kendaraan yang dapat dipersonalisasi, akses charging yang terus berkembang, hingga dukungan ketika konsumen membutuhkan bantuan. Inilah komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman mobilitas yang menyeluruh. Karena itu kami percaya, #HanyaALVAyangBisa menghadirkan pengalaman berkendara listrik yang lengkap dan menjadikan ALVA kendaraan utama bagi masyarakat Indonesia,” tutupnya.
Dengan peluncuran AIPRO dan ALVA Care di GIIAS 2026, ALVA menegaskan posisinya bukan hanya sebagai produsen kendaraan listrik, melainkan sebagai penyedia ekosistem mobilitas yang menyeluruh bagi masyarakat Indonesia.

