MerdekaOto – Suzuki resmi membuka babak baru elektrifikasi di Indonesia lewat peluncuran Suzuki e VITARA pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. SUV listrik ini bukan sekadar produk anyar, melainkan Battery Electric Vehicle (BEV) global pertama Suzuki yang dipasarkan di Tanah Air, dengan tawaran spesifikasi teknis lengkap dan harga yang langsung menyasar segmen premium-rasional.
e VITARA hadir membawa filosofi “High-Tech & Adventure”, mengawinkan teknologi kendaraan listrik dengan karakter SUV yang siap diajak menjelajah. President Director PT Suzuki Indomobil Sales & PT Suzuki Indomobil Motor, Minoru Amano, menyebut peluncuran ini sebagai momen historis. “e VITARA menandai babak baru Suzuki di Indonesia dan melengkapi strategi multi-pathway kami. Pemiliknya akan menjadi bagian dari sejarah besar Suzuki secara global,” ujarnya.
Dari sisi harga, Suzuki langsung membuka kartu. Suzuki e VITARA dibanderol Rp 755 juta untuk varian single-tone dan Rp 758 juta untuk two-tone, seluruhnya on the road DKI Jakarta. Distribusi unit dijadwalkan mulai Februari 2026, dengan jaminan purna jual yang cukup agresif untuk ukuran kendaraan listrik.
Di balik banderol tersebut, e VITARA membawa paket spesifikasi yang solid. SUV listrik ini dibangun di atas platform khusus HEARTECT-e, yang dirancang untuk kendaraan listrik agar lebih ringan, kaku, dan senyap. Dimensinya tergolong ideal untuk kondisi jalan Indonesia: panjang 4.275 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.640 mm, dengan wheelbase 2.700 mm. Radius putar minimum 5,8 meter menjanjikan kelincahan di area urban, tanpa mengorbankan kelapangan kabin.

Sumber tenaganya berasal dari baterai Lithium Iron-Phosphate (LFP) berkapasitas 61 kWh, yang menggerakkan motor listrik bertenaga 128 kW dengan torsi 193 Nm. Tenaga disalurkan ke roda depan melalui sistem eAxle, menghasilkan akselerasi yang halus sekaligus efisien. Untuk pengisian daya, e VITARA mendukung DC fast charging, dengan klaim pengisian dari 15 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 50 menit.
Karakter berkendara dapat disesuaikan melalui tiga mode berkendara, lengkap dengan pengaturan tingkat deselerasi saat pedal akselerator dilepas. Fleksibilitas ini memberi keleluasaan bagi pengemudi, baik untuk penggunaan harian di kota maupun perjalanan luar kota.
Masuk ke kabin, nuansa premium langsung terasa. Suzuki membekali e VITARA dengan integrated display yang memadukan layar instrumen 10,25 inci dan layar tengah 10,1 inci, sistem audio Infinity lengkap dengan subwoofer, serta ambient light dengan 12 pilihan warna. Jok depan sudah elektrik 10 arah dan dilengkapi pemanas, sementara konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto, plus wireless charger, menjadi standar kenyamanan era digital.
Aspek keselamatan juga menjadi jualan utama. e VITARA dibekali Suzuki Safety Support yang mencakup Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Dual Sensor Brake Support II, Blind Spot Monitor, hingga Rear Cross Traffic Alert. Perlindungan pasifnya ditopang 7 airbag, ABS, EBD, ESP, serta kamera 360 derajat dan Hill Hold Control.
Dengan seluruh paket tersebut, Suzuki melengkapinya lewat layanan purna jual berupa gratis suku cadang dan jasa perawatan berkala hingga 50.000 km atau 30 bulan, garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km, serta garansi kendaraan dan ESU selama 5 tahun atau 100.000 km. Suzuki juga memastikan kesiapan jaringan dealer, ketersediaan suku cadang, hingga fasilitas charging station yang terintegrasi dengan aplikasi MySuzuki.
Melalui e VITARA, Suzuki tidak hanya menawarkan SUV listrik baru, tetapi juga menyodorkan kombinasi harga, spesifikasi, dan jaminan kepemilikan yang dirancang untuk meredam keraguan konsumen. “Kami merancang e VITARA sebagai BEV global yang seimbang antara performa, efisiensi, keselamatan, dan kenyamanan—relevan untuk kebutuhan konsumen Indonesia,” tutup Minoru Amano.
