MerdekaOto – Wuling Motors kembali menambah koleksi penghargaannya usai dinobatkan sebagai penerima Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026 untuk kategori Transportasi dan Logistik. Ajang ini digelar dalam rangkaian Katadata Sustainability Action for the Future Economy (SAFE) 2026 bertajuk “The Green Changer” yang berlangsung di Sudirman Hall, Sequis Tower SCBD, Jakarta, Kamis (17/9).
Penghargaan tersebut diberikan atas dasar komitmen Wuling dalam melokalisasi proses perakitan baterai kendaraan elektrifikasi di dalam negeri, sekaligus perannya dalam mendorong pertumbuhan produksi kendaraan listrik nasional dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang terus merangkak naik dari tahun ke tahun.
Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, menyampaikan rasa syukurnya atas apresiasi tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol seremonial, melainkan pemicu semangat bagi Wuling untuk terus memperdalam kontribusinya terhadap ekosistem kendaraan elektrifikasi tanah air.
“Kami berterima kasih atas penghargaan Inisiatif Produksi EV Nasional yang diberikan kepada Wuling melalui KESGI Award 2026. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat kontribusi terhadap perkembangan ekosistem kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Melalui lokalisasi perakitan baterai, Wuling berkomitmen untuk terus meningkatkan TKDN dan mendukung pertumbuhan industri kendaraan elektrifikasi di Indonesia,” ujar Ricky.

Klaim tersebut bukan tanpa bukti di lapangan. Pabrik Wuling yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat, kini telah dilengkapi fasilitas perakitan baterai EV dan PHEV secara lokal. Fasilitas ini menjadi tulang punggung strategi Wuling dalam menaikkan tingkat lokalisasi produknya. Hasilnya cukup signifikan, seluruh lini kendaraan Wuling di Indonesia saat ini sudah mengantongi TKDN di atas 40 persen, angka yang terbilang tinggi untuk kategori kendaraan elektrifikasi.
Enam model kendaraan elektrifikasi Wuling pun menjadi bukti nyata dari proses lokalisasi ini, karena seluruhnya telah menggunakan baterai hasil rakitan dalam negeri. BinguoEV misalnya, diposisikan sebagai city car dengan tampilan ikonik yang mengusung tagline “Be The Icon”, cocok untuk mobilitas harian di tengah kota.
Ada pula Cloud EV yang mengangkat konsep kenyamanan lewat kabin lega dan sejumlah fitur pendukung perjalanan, sesuai dengan positioning “Driving The Future of Comfort”. Sementara untuk segmen keluarga, Wuling menghadirkan Darion EV dan PHEV dengan tema “Evolving Family Moments”, menawarkan dua pilihan teknologi elektrifikasi sekaligus.

Kebutuhan keluarga besar dengan mobilitas lebih kompleks dijawab lewat Eksion EV dan PHEV, SUV tujuh penumpang yang diusung dengan slogan “Exploring Family Journeys”. Di segmen city car listrik, ada Air ev yang mengedepankan keseruan berkendara sehari-hari lewat tagline “Fun Everyday For Everyone”. Terakhir, untuk kebutuhan komersial, Mitra EV hadir sebagai kendaraan niaga listrik dengan konsep “Satu Rekan Banyak Solusi” yang menyasar pelaku usaha dan aktivitas produktif.
Keenam model tersebut menjadi representasi nyata bahwa lokalisasi baterai bukan sekadar wacana di atas kertas, melainkan sudah terealisasi pada produk yang beredar di pasar. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi Wuling untuk menciptakan nilai tambah bagi industri otomotif dalam negeri, bukan hanya sekadar merakit kendaraan tanpa kontribusi mendalam pada rantai pasoknya.
Soal ajang penghargaannya sendiri, Katadata SAFE merupakan platform yang secara khusus membahas isu keberlanjutan, ESG, hingga inovasi di berbagai sektor industri. Tahun ini menjadi penyelenggaraan ketujuh bagi Katadata SAFE, dengan format yang mencakup konferensi, sesi penghargaan, pameran, lokakarya, serta forum kolaborasi lintas pemangku kepentingan.
Tema “The Green Changer” yang diusung pada 2026 sengaja dipilih untuk menyoroti pentingnya transformasi hijau dan penerapan prinsip ESG sebagai fondasi daya saing serta ketahanan ekonomi di masa mendatang. Sejalan dengan tema besar tersebut, KESGI Award menjadi salah satu rangkaian acara yang secara khusus mengapresiasi perusahaan maupun institusi dengan kinerja dan kepemimpinan ESG terbaik, dinilai berdasarkan KESGI Framework yang telah dirancang oleh Katadata.

Pada kategori Transportasi dan Logistik, Wuling dinilai layak menerima gelar Apresiasi Inisiatif Produksi EV Nasional berkat konsistensinya melokalisasi perakitan baterai kendaraan listrik sekaligus kontribusi nyata terhadap perkembangan produksi kendaraan listrik nasional secara keseluruhan.
Penghargaan ini turut menjadi pemantik bagi Wuling untuk tidak berpuas diri. Perusahaan otomotif asal Tiongkok ini menegaskan komitmennya untuk terus mendorong tingkat lokalisasi sekaligus memperbesar kontribusinya bagi industri kendaraan listrik di Indonesia. Melalui prinsip Good Product, Good Quality, dan Good Service, Wuling menyatakan tekadnya untuk terus menghadirkan solusi mobilitas yang benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, baik dari sisi teknologi, kenyamanan, maupun keberlanjutan lingkungan.
Dengan capaian TKDN di atas 40 persen pada seluruh lini produknya, Wuling seolah ingin membuktikan bahwa merek asal Tiongkok pun bisa menjadi motor penggerak industrialisasi kendaraan listrik di dalam negeri, bukan sekadar menjadi pemain pasar yang mengandalkan impor komponen dari luar.

