MerdekaOto – Setelah Jakarta, giliran Medan yang merasakan langsung teknologi kendaraan listrik BYD. PT BYD Motor Indonesia menggelar BYD Tech Culture Fest 2026 di kota terbesar Sumatera itu sebagai bagian dari tur nasional yang dirancang bukan sekadar pameran, melainkan pengalaman menyeluruh bagi siapa saja yang penasaran dengan kendaraan energi baru.
Medan bukan dipilih secara kebetulan. Adopsi kendaraan listrik di Sumatera Utara tumbuh signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Posisinya sebagai pintu gerbang Sumatera juga menjadikan kota ini titik strategis untuk memperluas pemahaman masyarakat soal elektrifikasi kendaraan. BYD ingin memastikan bahwa teknologi yang selama ini terdengar canggih bisa dirasakan, bukan hanya dibayangkan.
Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, menyampaikan bahwa kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia sangat beragam, termasuk di Sumatera. Menurutnya, teknologi harus bisa dibuktikan secara langsung agar masyarakat paham bagaimana kendaraan energi baru mampu menjawab kebutuhan sehari-hari, dari jalanan kota hingga rute menantang jarak jauh. “Setelah mendapatkan respons yang sangat positif di Jakarta, kami senang dapat melanjutkan perjalanan ini ke Medan,” ujarnya.
Salah satu momen yang paling mencuri perhatian di hari pembukaan adalah pengumuman pemenang Test Drive Challenge. Tantangan ini bukan balapan kecepatan, melainkan uji efisiensi energi menggunakan BYD M6 DM sepanjang rute sekitar 150 kilometer dari Medan menuju Berastagi. Rute itu sengaja dipilih karena kombinasinya yang menantang: jalanan kota, tanjakan, dan kepadatan lalu lintas yang bervariasi.

Hasilnya cukup mengejutkan. Juara pertama mencatat biaya operasional hanya Rp244 per kilometer, diikuti Rp247 per kilometer di posisi kedua, dan Rp264 per kilometer di posisi ketiga. Angka-angka ini bukan sekadar klaim di atas kertas, melainkan hasil perjalanan nyata di kondisi jalan sesungguhnya. Teknologi Dual Mode pada M6 DM terbukti mampu mengoptimalkan konsumsi energi bahkan di rute yang tidak ramah sekalipun.
Pemerintah Kota Medan dan Dinas Pariwisata yang hadir dalam pembukaan turut menyampaikan apresiasi. Inisiatif BYD dinilai sejalan dengan semangat transformasi energi hijau dan mobilitas berkelanjutan yang tengah didorong di kota itu.
Di dalam area festival, pengunjung disambut oleh Technology Zone yang menjadi jantung edukasi acara ini. Zona ini dibagi menjadi empat karakter utama teknologi DM: Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit. Masing-masing dirancang untuk memperlihatkan keunggulan teknologi BYD dari sudut pandang yang berbeda. Blade Battery, e-Platform 3.0, dan DM Technology Display juga dipajang secara interaktif, didampingi product expert yang siap menjelaskan cara kerja setiap komponen.
Bagi yang lebih tertarik merasakan daripada membaca, festival ini menyiapkan beberapa wahana berkendara. Drifting Experience menjadi atraksi baru yang langsung jadi sorotan di Medan, mempertontonkan kemampuan pengendalian kendaraan dalam manuver dinamis yang atraktif. Monster Track menghadirkan simulasi medan off-road menggunakan DENZA B5, menguji seberapa tangguh sistem penggerak dan teknologi stabilitas kendaraan menghadapi obstacle beragam. Sementara area Agility Test Drive memungkinkan pengunjung mencoba langsung berbagai model BYD dan merasakan akselerasi, handling, serta fitur pintarnya dalam kondisi berkendara yang lebih santai.
Festival ini juga sengaja dirancang ramah untuk semua kalangan. Area F&B, aktivitas anak-anak, zona komunitas, hingga V2L experience zone tersedia untuk memastikan siapa pun bisa menikmati hari tanpa harus fasih soal teknis kendaraan listrik. Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, menegaskan bahwa pendekatan inklusif ini memang disengaja. “Kami ingin membantu masyarakat memahami bagaimana teknologi kendaraan energi baru dapat bekerja secara nyata dan relevan dengan kebutuhan mobilitas sehari-hari,” katanya.
Pengalaman digital pun turut diintegrasikan. Setelah registrasi, pengunjung mendapat wristband dan QR code yang terhubung ke microsite festival. Sistem ini memungkinkan pengunjung check-in di setiap zona, mengumpulkan poin, dan menukarkannya dengan berbagai hadiah. Pendekatan ini membuat kunjungan terasa lebih personal dan terstruktur.
Setelah Jakarta dan Medan, BYD Tech Culture Fest dijadwalkan menyambangi kota-kota lain di Indonesia. Roadshow ini adalah cara BYD menegaskan bahwa era kendaraan energi baru bukan lagi soal masa depan, melainkan sesuatu yang sudah bisa dirasakan hari ini, di mana pun Anda berada.

