MerdekaOto – Keputusan membeli mobil jarang sekali berhenti hanya pada urusan spesifikasi mesin atau desain eksterior. Ada faktor lain yang sering baru terasa penting setelah unit benar-benar dipakai sehari-hari, yakni layanan purnajual. Bagi banyak konsumen, pengalaman After Sales justru menjadi penentu apakah mereka akan tetap loyal pada sebuah merek atau berpindah ke lain hati saat membeli mobil berikutnya. Cerita ini yang dialami Musa Sandjaya, pemilik Mitsubishi Xpander Cross keluaran 2022 yang berdomisili di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten.
Sudah sepuluh bulan Musa menggunakan Xpander Cross sebagai kendaraan hariannya. Sepanjang waktu itu, ia mengaku tak menemukan alasan untuk kecewa terhadap layanan yang diberikan Mitsubishi Motors, khususnya dari sisi respons customer service. “Selama 10 bulan pakai Xpander Cross, ternyata layanan customer service Mitsubishi sangat responsif! Apapun yang saya tanya dan keluhkan, pasti direspons cepat dan ada solusinya,” ujar Musa membuka cerita.
Kepuasan Musa sebetulnya tidak berdiri sendiri. Ia mengaku sejak awal memang punya ekspektasi tinggi terhadap Xpander Cross, dan menurutnya ekspektasi itu terjawab lewat pengalaman memakai unit tersebut sehari-hari. “Secara unit, Xpander Cross banyak keunggulannya. Modelnya beda dengan lainnya, gagah, suspensi mantap, kabin juga kedap, mewah, dan ada cruise control-nya untuk perjalanan jauh,” lanjutnya.
Xpander Cross milik Musa bukan sekadar mobil pajangan garasi. Kendaraan ini menjadi andalan hariannya untuk beraktivitas, bahkan hampir dipakai setiap hari. Alhasil, meski usia pakainya belum genap setahun, odometer sudah mencatatkan angka 12 ribu kilometer, sebuah bukti bahwa mobil ini benar-benar diandalkan bukan hanya untuk jarak dekat, tapi juga perjalanan jauh.
Soal performa di jalan luar kota, Musa punya kesan tersendiri. Menurutnya, karakter berkendara Xpander Cross justru semakin terasa mantap ketika diajak menempuh perjalanan panjang. “Saya suka mobil ini ketika dipakai jalan jauh, mantap banget! Nyaman untuk penumpang, kabin luas, sound system-nya juara. Lebih mantap lagi bahan bakarnya irit, saya bisa dapat 20 km/liter untuk rute luar kota, dan 15 km/liter untuk dalam kota,” ungkapnya.

Dengan intensitas pemakaian yang cukup tinggi, wajar bila muncul pertanyaan soal kendala teknis. Namun menurut pengakuan Musa, nyaris tak ada masalah berarti yang ia temui selama ini, selain kebutuhan perawatan rutin yang memang jadi bagian dari kepemilikan mobil. Kemudahan justru datang dari lokasi bengkel resmi yang dekat dari rumahnya, ditambah dukungan teknologi digital dari Mitsubishi. “Kebetulan ada bengkel resmi Mitsubishi dekat rumah, jadi cukup mudah melakukan perawatan Xpander Cross saya. Apalagi ada aplikasi My Mitsubishi Motors ID, makin gampang lagi booking service di bengkel resmi,” kata pegawai swasta ini.
Pengalaman positif Musa juga tak lepas dari peran Service Advisor di bengkel resmi Mitsubishi Motors. Menurutnya, interaksi yang dibangun petugas layanan dengan konsumen berjalan cukup baik, terutama dalam menangkap keluhan atau kebutuhan spesifik terkait unit yang dibawa. Informasi tersebut kemudian diteruskan secara lengkap kepada tim mekanik, sehingga saat mobil selesai diservis, kondisinya benar-benar siap dipakai dengan performa optimal.
Berikut rangkuman pengalaman Musa selama sepuluh bulan menggunakan Xpander Cross dan layanan purnajual Mitsubishi Motors:
- Layanan customer service dinilai responsif terhadap setiap pertanyaan maupun keluhan yang disampaikan.
- Unit Xpander Cross dianggap unggul dari sisi desain, suspensi, kekedapan kabin, hingga fitur cruise control.
- Konsumsi bahan bakar tergolong irit, mencapai 20 km/liter di luar kota dan 15 km/liter di dalam kota.
- Odometer sudah menembus 12 ribu kilometer dalam waktu belum genap setahun pemakaian.
- Lokasi bengkel resmi yang dekat serta aplikasi My Mitsubishi Motors ID memudahkan proses booking servis.
- Interaksi Service Advisor dengan konsumen dinilai baik dan informasi keluhan tersampaikan lengkap ke tim mekanik.
Di akhir ceritanya, Musa menegaskan bahwa kombinasi antara unit yang memuaskan dan layanan purnajual yang responsif menjadi alasan utamanya betah dengan Xpander Cross. “Saya cukup puas dengan Xpander Cross dan juga tentunya layanan purna jual Mitsubishi dengan respons cepat. Saya harap ini terus dijaga demi kepuasan konsumen seperti saya,” tutup Musa.
Cerita Musa ini menjadi gambaran nyata bahwa kepuasan memiliki mobil tak melulu soal fitur atau harga jual. Layanan aftersales yang konsisten, mulai dari kemudahan booking servis, respons cepat customer service, hingga interaksi personal di bengkel resmi, justru sering menjadi faktor penentu loyalitas konsumen dalam jangka panjang. Bagi Mitsubishi, testimoni semacam ini bisa menjadi modal penting untuk terus menjaga kualitas layanan purnajualnya, sekaligus bukti bahwa hubungan antara merek dan konsumen tidak berhenti begitu transaksi pembelian selesai, melainkan justru baru dimulai sejak unit itu digunakan sehari-hari di jalan.

