MerdekaOto – Ada anggapan yang sudah lama melekat di benak banyak pengendara: mobil dengan bodi tinggi identik dengan limbung saat menikung. Semakin jangkung sebuah kendaraan, semakin besar pula rasa was-was ketika harus bermanuver cepat di jalan berliku. Namun asumsi itu mulai terbantahkan lewat kehadiran Mitsubishi All-New Destinator, SUV keluarga yang justru membuktikan bahwa ground clearance tinggi tak harus dibayar dengan kompromi stabilitas.
Destinator hadir dengan ground clearance mencapai 244 milimeter tanpa penutup mesin bagian bawah, salah satu yang tertinggi di kelasnya. Angka ini biasanya jadi alasan calon pembeli ragu, terutama bagi mereka yang terbiasa dengan sedan atau city car bergaya rendah. Tapi setelah dijajal langsung di berbagai kondisi jalan, kesan limbung yang dikhawatirkan itu nyaris tak terasa. Uji coba yang dilakukan awak media di sirkuit Sentul, Bogor, misalnya, mencatat kesan positif soal pengendalian mobil ini. Handling Destinator dinilai sangat baik, bahkan ketika melintasi jalan basah dan lintasan zig-zag, demikian catatan dari sesi first drive yang digelar PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia beberapa waktu lalu.
Rahasia di balik kestabilan ini ternyata bukan kebetulan, melainkan hasil rekayasa menyeluruh dari sisi desain hingga elektronik. Yang pertama, dan mungkin paling mendasar, adalah soal titik berat kendaraan. Meski posturnya tinggi, Destinator dirancang agar pusat gravitasinya tetap berada di posisi rendah. Salah satu penyumbang utamanya adalah konfigurasi kursi model theater seat, di mana lantai kabin dibuat berundak dari baris pertama hingga ketiga. Desain ini bukan cuma soal kenyamanan visibilitas penumpang, tapi juga berdampak langsung pada distribusi bobot kendaraan secara keseluruhan.
Faktor kedua terletak pada dimensi sasis. Destinator dibekali wheel base atau jarak sumbu roda depan ke belakang sepanjang 2.670 milimeter, dipadukan dengan wheel track alias jarak roda kiri dan kanan yang diklaim terlebar di kelasnya. Kombinasi keduanya membuat mobil ini punya jejak berkendara yang lebih lebar dan panjang, sehingga bobot kendaraan tersebar lebih merata saat melaju di jalan lurus maupun ketika harus berbelok tajam.

Bukan cuma soal dimensi, sektor kaki-kaki turut memegang peran penting. Dibandingkan model Mitsubishi lain dengan ground clearance lebih rendah, Destinator menggunakan batang stabilizer dan sistem suspensi berukuran lebih besar yang di-tuning secara khusus. Perangkat ini bertugas menahan gejala oleng bodi sekaligus menjaga manuver tetap presisi, terutama saat kecepatan mulai meningkat atau saat melibas tikungan beruntun.
Elemen struktural juga tak luput dari perhatian. Destinator mengusung rangka RISE, singkatan dari Reinforced Impact Safety Evolution, teknologi sasis khas Mitsubishi Motors yang mengutamakan kombinasi antara kekakuan dan bobot ringan. Struktur ini meningkatkan rigiditas bodi sekaligus menekan deformasi berlebih ketika kendaraan menikung dengan kecepatan tinggi, sehingga respons kemudi terasa lebih solid dan tidak “molor”.
Sebagai penyempurna, seluruh elemen mekanis tadi didukung oleh perangkat elektronik yang bekerja secara aktif. Fitur seperti Traction Control, Active Yaw Control atau AYC, hingga pilihan Drive Mode turut menjaga kestabilan kendaraan secara real time. AYC misalnya, bekerja mengatur distribusi torsi ke roda kiri dan kanan untuk membantu mobil keluar dari manuver mendadak tanpa kehilangan traksi. Teknologi semacam ini yang membuat pengalaman berkendara Destinator terasa lebih terkendali, bahkan di kondisi jalan basah atau licin.
Berikut rangkuman elemen yang membuat Destinator tetap stabil meski berpostur tinggi:
- Titik berat rendah berkat konfigurasi theater seat dengan lantai kabin berundak.
- Wheel base 2.670 milimeter dan wheel track terlebar di kelasnya untuk stabilitas jalan lurus dan manuver.
- Batang stabilizer dan suspensi berukuran lebih besar yang di-tuning khusus.
- Rangka RISE yang meningkatkan rigiditas bodi sekaligus menekan deformasi saat menikung.
- Dukungan fitur aktif seperti Traction Control, Active Yaw Control, dan pilihan Drive Mode.
Kombinasi kelima elemen ini pada akhirnya menghasilkan karakter berkendara yang jarang ditemui pada SUV berpostur tinggi pada umumnya. Destinator tetap terasa tenang meski melaju di kecepatan tinggi, dan minim gejala limbung saat harus bermanuver mendadak. Bagi keluarga yang sering menempuh perjalanan jauh, karakter ini jadi nilai tambah tersendiri, sebab kepercayaan diri pengemudi di jalan tak melulu soal tenaga mesin, tapi juga soal bagaimana mobil merespons setiap gerakan kemudi.
Dengan pendekatan ini, Mitsubishi seolah ingin menegaskan bahwa ground clearance tinggi tak harus jadi kompromi dari sisi handling. Justru sebaliknya, postur jangkung pada Destinator hadir sebagai nilai tambah, memberi keleluasaan melibas jalan rusak atau genangan air tanpa mengorbankan rasa aman saat bermanuver, sebuah keseimbangan yang tak selalu mudah dicapai oleh SUV keluarga di kelasnya.

