MerdekaOto – Sejak 2008, Honda tidak pernah absen menjaga pemudik di jalan. Tahun ini tradisi itu berlanjut dengan program Honda Emergency Service yang mengaktifkan 99 titik Dealer Siaga di berbagai kota Indonesia selama tujuh hari penuh, mulai 18 hingga 24 Maret 2026, tepat di jantung periode puncak mudik dan arus balik Lebaran.
Dari 99 titik tersebut, tiga dealer beroperasi 24 jam tanpa henti untuk melayani kedaruratan kapan pun terjadi. Sebanyak 93 dealer lainnya buka pada jam kerja pukul 08.00 hingga 16.00, sementara tiga dealer tambahan bisa dihubungi via telepon khusus untuk situasi darurat di luar jangkauan dealer terdekat.
Yang membuat program ini lebih dari sekadar bengkel yang buka di hari libur adalah cakupan layanannya. Penggantian aki mendadak, pengisian air wiper, pemeriksaan dan perbaikan lampu, hingga penggantian kampas rem, semuanya bisa ditangani di lokasi.
Layanan perawatan berkala dan perbaikan umum pun tersedia bagi pelanggan yang ingin memastikan kondisi kendaraan sebelum atau setelah menempuh perjalanan jauh.

Selagi menunggu kendaraan ditangani teknisi, pelanggan bisa beristirahat di ruang tunggu yang dilengkapi televisi dan koneksi Wi-Fi gratis. Detail kecil yang terasa sangat relevan bagi keluarga yang membawa anak-anak dalam perjalanan panjang.
“Dengan kehadiran program ini, kami hendak memberikan rasa aman dan nyaman kepada pelanggan kami selama mereka melakukan perjalanan mudik,” ujar Yusak Billy, Sales and Marketing and After Sales Operation Director PT Honda Prospect Motor.

Bagi pemilik kendaraan Honda yang ingin mengetahui lokasi Dealer Siaga terdekat, informasi lengkap bisa diakses melalui honda-indonesia.com atau aplikasi Honda e-Care yang tersedia di Play Store dan App Store. Aplikasi ini juga berfungsi sebagai platform layanan multifungsi untuk berbagai kebutuhan pemilik kendaraan Honda.
Delapan belas tahun program ini berjalan tanpa putus adalah bukti bahwa komitmen purna jual Honda bukan sekadar janji di brosur. Di tengah jutaan kendaraan yang akan memadati jalan raya dalam beberapa hari ke depan, mengetahui bahwa ada 99 titik bantuan yang siaga bisa menjadi ketenangan tersendiri sebelum perjalanan dimulai.

