MerdekaOto – Harga solar non-subsidi yang terus merangkak naik membuat banyak pemilik kendaraan diesel mulai berhitung lebih cermat soal konsumsi bahan bakar. Di tengah tekanan itu, Mitsubishi Pajero Sport justru tampil percaya diri, bukan karena kebal terhadap persoalan, melainkan karena memang dirancang untuk menjawabnya sejak awal.
Inti keunggulan Pajero Sport ada pada mesin 4N15, unit diesel 2.4L MIVEC Turbocharged yang mengotaki varian Dakar. Mesin berkubikasi 2.442 cc ini mampu menyemburkan tenaga hingga 181 PS dengan torsi puncak 430 Nm, spesifikasi yang cukup untuk menggilas medan off-road berat sekaligus nyaman diajak perjalanan lintas provinsi berjam-jam. Bukan angka kosong, karena torsi sebesar itu tersedia luas di putaran bawah, persis yang dibutuhkan ketika mendaki tanjakan curam atau menyeret beban berat.
Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia, tidak ragu menyebutnya sebagai mesin serbabisa terbaik yang pernah ia kenal.
“Mesin 4N15 ini menurut saya all-round engine yang sangat baik. Fuel efficient dapat, tenaga dan torsi atas-bawah dapat, mesinnya senyap, badak banget, dan yang bikin saya happy adalah dia clean engine. Emisinya juga bagus. Makanya mesin ini dipertahankan,” ujarnya.

Teknologi di Balik Efisiensinya
Yang membedakan 4N15 dari mesin diesel konvensional bukan sekadar kapasitasnya, melainkan lapisan teknologi yang bekerja bersama-sama. Sistem MIVEC (Mitsubishi Innovative Valve Timing Electronic Control) mengoptimalkan bukaan katup secara elektronik sesuai kondisi beban mesin, menjaga pembakaran tetap efisien tanpa memotong performa. Di sisinya, Variable Geometry Turbocharger (VGT) memastikan respons tenaga terasa linear dari putaran rendah, menghilangkan jeda turbo yang kerap mengganggu.
Material blok mesin dari aluminium menekan bobot keseluruhan, sementara sistem injeksi common rail bertekanan tinggi memastikan solar disemprotkan dengan presisi ke ruang bakar. Semua itu kemudian diselaraskan oleh transmisi otomatis 8-percepatan yang menjaga putaran mesin di zona efisien saat berkendara santai di jalan tol.
Untuk varian Exceed dan GLX, Pajero Sport menggunakan mesin 4D56 berkapasitas 2.477 cc dengan output 136 PS dan torsi 324 Nm. Tenaganya lebih modest, tetapi justru dirancang untuk keseimbangan konsumsi dan kenyamanan penggunaan harian di perkotaan.
Efisiensi Bukan Hanya Soal Mesin
Teknologi sehebat apapun tidak akan bekerja optimal jika kebiasaan berkendara diabaikan. Mesin diesel Pajero Sport sangat responsif terhadap injakan pedal gas, sehingga tekanan ringan pun sudah menghasilkan torsi yang cukup. Kebiasaan menginjak pedal dalam-dalam justru boros tanpa alasan.
Transmisi 8-percepatan dirancang agar mesin bekerja di RPM rendah saat cruising, jadi hindari kickdown berulang yang tidak perlu. Memanfaatkan momentum kendaraan juga penting, terlalu sering mengerem keras lalu mengakselerasi kembali memaksa mesin bekerja ekstra. Tekanan ban yang ideal pun berdampak nyata karena ban yang kempes meningkatkan hambatan gulir dan memperberat kerja mesin.

Perawatan berkala tidak boleh dilewatkan. Filter udara kotor, filter solar tersumbat, atau oli yang sudah melewati batas pakainya bisa membuat mesin kehilangan efisiensinya secara diam-diam.
Cashback Rp10 Juta
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) tampaknya memahami bahwa memiliki kendaraan bukan hanya soal harga beli, tetapi total biaya kepemilikan jangka panjang. Atsushi Kurita, President Director MMKSI, menegaskan hal itu.
“Kami berfokus pada pemberian nilai jangka panjang kepada konsumen melalui efisiensi kendaraan, durability mesin, serta biaya perawatan yang terkontrol,” ujarnya.
Jaringan bengkel resmi dan ketersediaan suku cadang yang terjamin menjadi bagian dari komitmen tersebut.
Sebagai bentuk dukungan konkret, pada periode 18-31 Mei 2026, MMKSI menghadirkan program cashback Rp10 juta bagi konsumen yang membeli Pajero Sport. Langkah ini sekaligus menjadi cara MMKSI meringankan beban konsumen di tengah kenaikan harga bahan bakar.
Pada akhirnya, Pajero Sport bukan sekadar SUV tangguh untuk petualangan akhir pekan. Dengan mesin yang terbukti efisien, teknologi yang matang, dan dukungan purna jual yang solid, ia tetap relevan sebagai kendaraan jarak jauh sehari-hari, bahkan di era ketika biaya operasional semakin diperhitungkan.

