MerdekaOto – Dalam acara grand launch yang digelar di Orion’s Belt Bowling, PIK 2, iCAR Indonesia resmi mengumumkan harga jual iCAR V23 mulai dari Rp 389,9 juta. Harga ini berlaku sebagai titik masuk untuk tiga varian yang sudah diperkenalkan sejak IIMS 2026: OG Edition, Pro Edition, dan Pro Plus Edition. Menariknya, sebagian konsumen sudah lebih dulu melakukan pre-booking bahkan sebelum angka resmi ini diumumkan, pertanda pasar sudah cukup penasaran sejak awal.
Paket purna jual yang disertakan menjadi salah satu daya tarik utama. Pembeli iCAR V23 mendapatkan garansi baterai selama 8 tahun atau 160.000 km, garansi kendaraan selama 6 tahun atau 150.000 km, serta layanan servis berkala berikut suku cadang gratis selama 5 tahun atau 75.000 km. Di segmen harga yang sama, kombinasi tiga jaminan ini tergolong kompetitif, terutama garansi baterai delapan tahun yang langsung menjawab kekhawatiran paling umum calon pembeli EV soal umur panjang sel energi kendaraan mereka.
Di atas semua itu, pembeli juga mendapat gratis keanggotaan Roadside Assistance selama tiga tahun dengan cakupan nasional. Layanan ini mencakup towing, jump start baterai, dan penanganan ban kempes, tiga kondisi darurat yang paling sering dialami pengemudi di tengah perjalanan. Bagi pengguna yang baru beralih dari kendaraan konvensional ke listrik, ketersediaan layanan semacam ini bisa menjadi faktor penentu keputusan beli.

Dari sisi produk, iCAR V23 mengusung gaya boxy SUV dengan filosofi “Born to Play”. Desainnya mempertahankan posisi berkendara yang tinggi, visibilitas luas ke segala arah, serta tampilan eksterior yang tegas. Berbeda dari banyak kendaraan listrik yang cenderung membulat demi efisiensi aerodinamika, V23 justru memilih karakter visual yang lebih berani dan mudah dikenali.
Spesifikasi teknisnya juga patut dicatat. Ground clearance 210 mm menjadikannya salah satu yang tertinggi di segmen EV saat ini, sementara kemampuan water wading hingga 600 mm memberikan kepercayaan lebih saat harus melewati genangan. Untuk varian tertentu, tersedia sistem i-WD dengan intelligent drive mode yang membantu kendaraan beradaptasi di berbagai kondisi jalan. Ini relevan untuk pengguna di kota-kota dengan infrastruktur jalan yang belum seragam.
Satu keputusan desain yang cukup menarik adalah dipertahankannya tombol fisik untuk fungsi-fungsi utama. Di tengah tren antarmuka layar sentuh penuh yang kini mendominasi kendaraan listrik baru, iCAR memilih pendekatan yang lebih taktil dan langsung. Bagi pengemudi yang menilai kemudahan kontrol saat berkendara lebih penting dari tampilan futuristik, ini bisa jadi nilai plus tersendiri.
iCAR V23 juga dilengkapi lebih dari 20 modular plug-and-play interface yang memungkinkan pengguna menambah aksesori sesuai kebutuhan, mulai dari body kit hingga peningkatan sistem audio. Konsep ini menempatkan V23 bukan hanya sebagai kendaraan, tetapi sebagai platform yang bisa disesuaikan seiring waktu.
Soni Riharto, jurnalis senior Otodriver yang juga merupakan penggemar mobil klasik dan off-road, menggambarkan pengalamannya setelah mencoba langsung kendaraan ini. Menurutnya, V23 terasa seperti SUV EV modern yang sudah dilengkapi berbagai fitur canggih, tetapi tetap memberikan nuansa berkendara yang familiar seperti kendaraan berbahan bakar konvensional. Mudah, nyaman, dan menyenangkan adalah tiga kata yang digunakannya untuk merangkum kesan berkendara.
iCAR sendiri merupakan merek di bawah Chery Group yang lahir dari kolaborasi dengan SmartMi, dengan tim riset dan desain tersendiri. Pendekatannya memang berbeda dari merek EV mainstream, lebih menekankan karakter dan ekspresi personal ketimbang sekadar efisiensi dan teknologi semata.
Soal jaringan layanan, iCAR saat ini baru memiliki empat mitra dealer yang diperkenalkan di IIMS 2026. Perusahaan menargetkan ekspansi hingga 30 titik dealer sepanjang 2026. Ini perlu menjadi pertimbangan bagi calon pembeli di luar Jabodetabek, karena kemudahan akses servis dan suku cadang sangat bergantung pada seberapa cepat jaringan tersebut terealisasi.
Dengan harga Rp 389,9 juta sebagai titik masuk, paket garansi yang panjang, dan spesifikasi yang dirancang sesuai kondisi jalan Indonesia, iCAR V23 menawarkan proposisi yang cukup terstruktur. Pertanyaannya kini bergeser ke eksekusi: seberapa konsisten kualitas produk dan layanan purna jualnya setelah unit beredar luas di tangan konsumen.

