MerdekaOto – Selama bulan Ramadan, jalanan Indonesia tak pernah sepi. Aktivitas masyarakat justru meningkat dari perjalanan sahur dan buka puasa, hingga arus mudik yang setiap tahun menjadi salah satu pergerakan manusia terbesar di dunia. Di tengah padatnya mobilitas itulah, kondisi ban kendaraan sering kali luput dari perhatian.
Michelin Indonesia rupanya membaca situasi ini dengan cermat. Perusahaan ban asal Prancis tersebut meluncurkan serangkaian program bertajuk #THRDariMichelin, sebuah kampanye Ramadan 2026 yang menyasar pengguna mobil maupun motor sekaligus.
“Ramadan merupakan momen penting bagi masyarakat Indonesia, di mana mobilitas meningkat secara signifikan,” ujar Ichayut Kanittasoontorn, President Director Michelin Indonesia.
Ia menegaskan bahwa kesiapan kendaraan yang optimal bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan keselamatan setiap anggota keluarga yang duduk di dalamnya.
Untuk pengguna mobil, program cashback spesial tersedia bagi konsumen yang membeli ban Michelin tertentu di jaringan dealer resmi. Sementara bagi pengendara motor, baik komuter harian maupun pemudik Michelin 2W menyiapkan potongan harga khusus yang difokuskan pada kebutuhan daya cengkeram dan stabilitas di berbagai kondisi jalan. Kedua program ini berlaku hingga 31 Maret 2026, dan informasinya dapat diakses masing-masing di laman michelin.co.id/promotions/ramadan-4w dan michelin.co.id/promotions/ramadan-2w.

Yang menarik, Michelin tidak hanya membidik pemilik kendaraan pribadi. Kali ini mereka menggandeng ProBan untuk menjangkau segmen yang selama ini kerap terlupakan: pengemudi ojek online. Selama Ramadan, para pengemudi ojol tetap aktif melayani pelanggan dari pagi hingga dini hari, ritme kerja yang memberi tekanan ekstra pada ban motor mereka. Melalui jaringan outlet ProBan di berbagai kota, para pengemudi bisa menikmati promo pembelian ban Michelin 2W, layanan pemasangan dan pengecekan ban gratis, serta edukasi keselamatan berkendara untuk penggunaan intens.
Langkah ini mencerminkan pergeseran pendekatan Michelin: dari sekadar menjual produk menjadi terlibat aktif dalam ekosistem mobilitas masyarakat. Bagi jutaan pengemudi ojol yang menggantungkan penghasilan pada kondisi motor mereka, program semacam ini bisa menjadi perbedaan antara perjalanan yang aman dan risiko yang tak perlu ditanggung.
Ichayut menekankan bahwa performa ban bukan hanya soal daya tahan. “Kami ingin memastikan setiap perjalanan di bulan suci ini menjadi lebih nyaman, aman, dan bermakna,” katanya.
Sebuah pesan sederhana, namun relevan terutama saat jutaan orang Indonesia bersiap menempuh ratusan kilometer demi bertemu keluarga di kampung halaman.

