MerdekaOto – Mudik bukan sekadar perjalanan dari satu kota ke kota lain. Ia adalah ritual tahunan yang sarat emosi: kerinduan pada kampung halaman, euforia berkumpul dengan keluarga, dan harapan agar semua perjalanan berjalan lancar.
Daihatsu, yang menyebut pelanggannya sebagai “Sahabat”, memilih momen ini untuk berbagi tips agar perjalanan pulang kampung terasa lebih aman, nyaman, dan menyenangkan.
Persiapan dimulai jauh sebelum kunci kontak diputar. Kondisi kendaraan adalah fondasi dari segalanya. Pemeriksaan menyeluruh perlu mencakup oli mesin dan cairan penting lainnya seperti oli gardan, oli rem, dan oli power steering. Tekanan ban, spooring, dan balancing perlu dipastikan optimal, mengingat kendaraan akan membawa beban penuh selama berjam-jam.
Komponen rem, radiator, aki, sistem kelistrikan, lampu, wiper, dan filter AC juga masuk dalam daftar yang tidak boleh dilewati. Jangan berangkat tanpa memastikan dongkrak, ban cadangan, kotak P3K, dan tool kit darurat ada di bagasi.
Kesiapan pengemudi sama pentingnya dengan kesiapan kendaraan. Istirahat cukup sebelum berangkat, konsumsi makanan bergizi, dan jaga asupan cairan. Dokumen penting seperti SIM dan STNK yang masih berlaku wajib ada.
Muatan di kabin jangan berlebihan agar visibilitas pengemudi tetap terjaga, sebuah detail sederhana yang sering diabaikan saat semua anggota keluarga membawa oleh-oleh dan perlengkapan masing-masing.

Soal waktu keberangkatan, banyak pemudik berpengalaman memilih berangkat setelah sahur atau setelah berbuka puasa. Alasannya praktis: tubuh lebih segar, suhu udara lebih sejuk, dan kemacetan cenderung belum memuncak.
Pantau prediksi puncak arus mudik dan informasi rekayasa lalu lintas seperti one way dan contra flow melalui kanal resmi terpercaya. Bagi pengguna jalan tol, siapkan saldo kartu uang elektronik yang cukup, bahkan lebih baik siapkan lebih dari satu kartu untuk antisipasi.
Selama perjalanan, aturan yang paling sering dilanggar adalah soal istirahat. Pengemudi disarankan berhenti maksimal setiap tiga jam untuk menjaga fokus dan mencegah microsleep yang menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan mudik.
Pilih rest area atau pos siaga mudik sebagai tempat berhenti, bukan bahu jalan. Pantau kondisi cuaca secara berkala karena beberapa wilayah masih berpotensi diguyur hujan lebat.
Patuhi rambu lalu lintas dan gunakan fitur kendaraan sesuai peruntukannya, termasuk sabuk pengaman yang wajib dikenakan seluruh penumpang, serta lampu hazard yang hanya boleh dinyalakan dalam kondisi darurat.
Selain berbagi tips, Daihatsu juga hadir secara fisik di jalur mudik. Enam Posko Siaga beroperasi pada 17 hingga 24 Maret 2026 di titik-titik strategis: Rest Area KM 68B Tol Merak-Jakarta, Rest Area KM 166A Tol Cipali, Rest Area KM 456A dan 456B Tol Semarang-Solo, SPBU Kendit Situbondo, serta Rest Area Tol Bakauheni-Kayuagung. Cakupannya membentang dari ujung Sumatra hingga Jawa Timur.
Melengkapi posko tersebut, Daihatsu menyiagakan 89 Bengkel Siaga yang tersebar di seluruh Indonesia selama periode yang sama, termasuk Sabtu dan Minggu. Sebaran geografisnya merata: 19 bengkel di Sumatra, 14 di Jabodetabek, 10 di Jawa Barat, 10 di Jawa Tengah dan DIY, 10 di Jawa Timur, 5 di Bali, 7 di Kalimantan, dan 14 di Sulawesi serta Papua. Tidak ada wilayah besar yang dibiarkan tanpa akses layanan.
Bagi yang ingin memastikan kendaraan prima sebelum berangkat, Daihatsu membuka layanan servis di bengkel resmi terdekat atau bisa dihubungi melalui 1-500-898. Daihatsu Mobile Service juga tersedia bagi yang ingin servis kendaraan tanpa harus keluar rumah di tengah kesibukan persiapan Lebaran. Informasi lengkap bisa diakses melalui astra-daihatsu.id atau aplikasi DaihatsuKu.
Mudik yang aman dimulai dari persiapan yang matang. Dan persiapan yang matang dimulai jauh sebelum hari keberangkatan.

